© Reuters.  5 Hal untuk Diawasi di Kalender Ekonomi pada Minggu Ini

SOLID GOLD BERJANGKA – Pada minggu depan, para pelaku pasar akan mengalihkan perhatiannya pada hasil pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve di hari Rabu di tengah ketidakpastian tentang waktu kenaikan suku bunga berikutnya.

Pedagang juga akan menunggu pengumuman kebijakan moneter dari bank sentral di Jepang, Swiss dan Inggris Raya pada hari Kamis.

Menjelang minggu mendatang, Investing.com telah menyusun daftar lima peristiwa terbesar di kalender ekonomi yang paling mungkin mempengaruhi pasar.

1. Pertemuan Fed Juni

Fed akan membuat pengumuman kebijakan moneter terbaru di akhir pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal dua hari pada hari Rabu.

Bank sentral AS diperkirakan akan terus menahan suku bunga setelah laporan pekerjaanuntuk bulan Mei menunjukkan level yang paling lambat dari pertumbuhan pekerjaan sejak September 2010.

Fed juga akan mempublikasikan prakiraan ekonomi terbarunya dan Ketua Janet Yellen akan berbicara mengenai apa yang akan menjadi perhatian di konferensi pers.

2. Data inflasi AS

Departemen Tenaga Kerja AS akan mempublikasikan laporan inflasi untuk bulan Mei pada pukul 15.30 WIB di hari Kamis.

Indeks harga konsumen diperkirakan meningkat 0,3% bulan lalu setelah naik 0,4% pada bulan April, yang merupakan peningkatan tercepat dalam lebih dari tiga tahun.

3. Ulasan kebijakan bank sentral

Bank Jepang akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya pada akhir pertemuan kebijakannya di hari Kamis. BoJ menjaga kebijakan moneter yang stabil pada bulan April, mengejutkan banyak investor yang berharap lebih pada pelonggaran dan membuat yen lebih tinggi.

Para investor mengharapkan tidak ada perubahan dari Bank Nasional Swiss dan Bank Inggrisdi pengumuman suku bunganya pada hari Kamis nanti.

4. Laporan pekerjaan Inggris Raya

Kantor Statistik Nasional Inggris akan mempublikasikan laporan pekerjaan terbaru Inggris Raya pada hari Rabu.

Data bulan lalu menunjukkan bahwa jumlah pengangguran turun 2.000 dalam tiga bulan sampai Maret, sedangkan tingkat pengangguran tetap stabil di 5,1%.

Para investor akan mencari indikasi bahwa ketidakpastian mengenai apakah Inggris akan tetap di Uni Eropa atau tidak pada referendum 23 Juni akan mempengaruhi pasar tenaga kerja.

5. Data inflasi Inggris Raya

ONS akan merilis angka inflasi konsumen untuk bulan Mei pada hari Selasa.

Harga konsumen Inggris Raya turun 0,3% pada bulan April, penurunan pertama selama tujuh bulan, sebagian besar karena harga tiket yang lebih murah setelah liburan Paskah.

BoE mengatakan bulan lalu bahwa mereka mengharapkan inflasi meningkat di semester kedua tahun ini.