Solid Gold Berjangka. Pada awal perdagangan bursa Hong Kong awal pekan Senin (02/05), indeks Hang Seng dibuka negatif, saat ini terpantau turun -320,98 poin atau -1,50% pada 21067.05. Pelemahan indeks Hang Seng terpicu pelemahan bursa Wall Street dan harga minyak mentah.

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan akhir pekan hari Jumat, tertekan kinerja buruk saham perawatan kesehatan dan pelemahan harga minyak mentah.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 57,12 poin lebih rendah, atau 0,32 persen, di 17,773.64.  Indeks S & P 500 ditutup turun 10,51 poin, atau 0,51 persen, pada 2,065.30. Indeks Nasdaq ditutup turun 29,93 poin, atau 0,62 persen, pada 4,775.36. 

Harga minyak mentah merosot pada akhir perdagangan akhir pekan hari Jumat setelah naik ke posisi tertinggi 2016, namun masih membukukan hasil positif baik secara mingguan maupun bulanan pada bulan April ini.

Harga minyak mentah berjangka merosot setelah perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes melaporkan jumlah kilang minyak mingguan turun 11 menjadi 332. Pada saat ini tahun lalu, pengebor mengoperasikan 679 rig minyak.

Harga minyak mentah berjangka AS turun 11 sen, atau 0,2 persen, pada $ 45,96 setelah mencapai puncak tahunan pada $ 46,78. Namun secara mingguan masih mencatatkan hasil positif 5,2 persen, dan secara bulanan di bulan April melonjak 20 persen.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent flat di $ 48,14 per barel, setelah menetap di posisi tertinggi 2016 pada $ 48,50. Secara mingguan juga naik positif 6,6 persen, dan secara bulanan melonjak 23,7 persen.

Pada pagi ini saham-saham yang turun adalah saham Li & Fung Ltd turun –3,61%, saham Lenovo Group Ltd turun -3,59%, saham PetroChina Co Ltd turun -3,55%, saham Kunlun Energy Co Ltd turun -3,43%, saham Want Want China Holdings Ltd turun -3,08%.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng pagi ini terpantau turun -88,00 poin atau -0,42% pada 20,766.00, naik dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 20,854.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng selanjutnya berpotensi melemah terbatas terpengaruh pelemahan bursa global. Pergerakan bursa Tiongkok bisa menjadi penentu, yang jika terus melemah akan menekan bursa Hong Kong. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 20.826-20.329 dan kisaran Resistance 21.819-22.366.