Bung Hatta, Olahraga dan Humble, Kesan Pesan Manajer untuk Mike Mohede

SOLID GOLD BERJANGKA – Sepanjang karir bermusik 2003 hingga hari ini, manajer adalah salah satu sosok yang dekat dengan Mike Mohede. Di berbagai kesempatan, sang manajer menjadi tangan kanan Mike.

Di hari-hari terakhirnya, Indra Djamal adalah sosok manajer yang menemani pelantun ‘Semua Untuk Cinta’ itu. Kenangan kebersamaan mereka pun langsung menguak dalam haru, kala ditanya bagaimana sosok Mike Mohede.

“Dia orang yang humble sama semua orang. Dia orang yang ingat sama nama orang lain walaupun sudah nggak ketemu lama. Siapa yang ketemu di belakang panggung dari zaman Indonesian Idol (2005), dia masih ingat sekali namanya. Jadinya dia disukai semua orang,” kenang Indra saat ditemui di rumah duka di Kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (1/8/2016).

Sebagai orang yang kerap bersama, Indra mengaku tidak mendapatkan firasat apapun. Fisiknya juga terlihat sehat, walaupun Mike memang punya riwayat sakit jantung.

“Nggak ada sama sekali, semalam (Sabtu, 30/7/2016) juga masih nyanyi (di acara ulang tahun pernikahan SBY). Hari Minggu kemarin itu memang nggak ada kegiatan,” cerita Indra lagi.

“Soal riwayat sakit jantung, setahu saya tidak separah itu. Memang badannya agak gemuk aja, tapi dia serius olahraga 4-5 tahun terakhir, berat badannya sempat turun 20 kilogram, terus naik lagi, turun lagi, begitulah,” lanjut Indra.

Namun, kepergian Mike seperti sudah takdirnya. Tanpa menyusahkan siapapun, penyanyi bernama asli Michael Prabawa Mohede itu meninggal di dalam tidurnya, di usia 32 tahun karena dugaan serangan jantung. Rencananya, jenazah Mike dimakamkan pada Selasa (2/8) besok.

“Besok dimakamkan di TPU Tanah Kusir sekitar jam 11.00 WIB. Tepatnya di deretan Bung Hatta,”

Di hari-hari terakhirnya, Indra Djamal adalah sosok manajer yang menemani pelantun ‘Semua Untuk Cinta’ itu. Kenangan kebersamaan mereka pun langsung menguak dalam haru, kala ditanya bagaimana sosok Mike Mohede.

“Dia orang yang humble sama semua orang. Dia orang yang ingat sama nama orang lain walaupun sudah nggak ketemu lama. Siapa yang ketemu di belakang panggung dari zaman Indonesian Idol (2005), dia masih ingat sekali namanya. Jadinya dia disukai semua orang,” kenang Indra saat ditemui di rumah duka di Kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (1/8/2016).

Sebagai orang yang kerap bersama, Indra mengaku tidak mendapatkan firasat apapun. Fisiknya juga terlihat sehat, walaupun Mike memang punya riwayat sakit jantung.

“Nggak ada sama sekali, semalam (Sabtu, 30/7/2016) juga masih nyanyi (di acara ulang tahun pernikahan SBY). Hari Minggu kemarin itu memang nggak ada kegiatan,” cerita Indra lagi.

“Soal riwayat sakit jantung, setahu saya tidak separah itu. Memang badannya agak gemuk aja, tapi dia serius olahraga 4-5 tahun terakhir, berat badannya sempat turun 20 kilogram, terus naik lagi, turun lagi, begitulah,” lanjut Indra.

Namun, kepergian Mike seperti sudah takdirnya. Tanpa menyusahkan siapapun, penyanyi bernama asli Michael Prabawa Mohede itu meninggal di dalam tidurnya, di usia 32 tahun karena dugaan serangan jantung. Rencananya, jenazah Mike dimakamkan pada Selasa (2/8) besok.

“Besok dimakamkan di TPU Tanah Kusir sekitar jam 11.00 WIB. Tepatnya di deretan Bung Hatta,”