Bursa Asiasolidgold berjangka. Bursa saham Asia dibuka mix pada hari Rabu di tengah minimnya petunjuk positif dari performa Wall Street semalam. Di Asia, fokus kemungkinan akan tertuju pada indeks harga konsumen India untuk bulan Oktober. Laju inflasi diperkirakan melambat ke rekor rendah 5.8%, terseret turun oleh penurunan tajam pada harga makanan dan minyak, menurut survey. Sejumlah laporan earnings juga akan menjadi fokus di hari Rabu termasuk hasil earnings kuartal ketiga dari perusahaan iklan Jepang Dentsu dan raksasa internet China Tencent. Indeks saham Jepang memperpanjang rally hari Selasa untuk menyentuh level tinggi 7 tahun baru. Indeks Nikkei 225 ditutup di atas level 17,000 untuk pertama kalinya dalam 7 tahun pada sesi sebelumnya, setelah bank of Japan membeli exchange-traded funds (ETFs) sebanyak 38 milyar yen pada Senin malam. Saham Japan Airlines naik sebanyak 3%, sementara produsen otomotif termasuk Toyota Motor dan Nissan Motor melonjak sebanyak 1.8% masing-masing. Sementara itu, Perdana Menteri Shinzo Abe akan menunda rencana kenaikan pajak dan menggelar pemilu di bulan Desember, menurut laporan suratkabar hari Rabu, dalam apa yang akan menjadi perubahan terbesar dalam kebijakan ekonomi Abe semenjak ia menjabat dua tahun lalu.
Indeks saham Korea Selatan dibuka flat, diperdagangkan dekat level tertinggi bulan ini, tertopang oleh berita kesepakatan perdagangan bebas dengan China pada hari Senin. Saham eksportir terus menguat, saham milik Hyundai Motor naik sebanyak 2.3% setelah mengumumkan rencananya untuk melakukan buy back sahamnya senilai 413 juta dollar untuk meningkatkan nilai pemegang saham, sementara saham Kia Motors naik sebanyak 0.5% pada pembukaan