Bursa Shanghai

SOLID GOLD – Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok Selasa (21/06), indeks Shanghai berakhir turun -9,91 poin, atau -0,74 persen, ke 2878.90. Penurunan Indeks Shanghai terpicu aksi profit taking tertekan kekuatiran ekonomi Tiongkok.

Lihat : Indeks Shanghai 21 Juni Begerak Positif Setelah Meredanya Kekuatiran Brexit

Indeks Shanghai naik di sesi pagi, karena ekspektasi tumbuh bahwa pemilih Inggris akan memilih untuk tetap di Uni Eropa dalam referendum hari Kamis. Tetapi pasar mengalami aksi jual pada sesi sore, dengan saham kapital kecil memimpin penurunan.

Sebuah jajak pendapat YouGov untuk surat kabar The Sunday Times yang diterbitkan pada akhir pekan menunjukkan dukungan untuk suara “tetap” telah ketat menjadi 44 persen terhadap 43 persen untuk suara “meninggalkan”, berdasarkan polling yang dilakukan pada hari Kamis dan Jumat.

Kekuatiran ekonomi domestik masih membayangi dengan disampaikannya utang negara Tiongkok mencapai dua kali lipat PDB Tiongkok oleh ekonom pemerintah negara tersebut.

Total pinjaman Tiongkok lebih dari dua kali lipat produk domestik bruto (PDB) tahun terakhir, ekonom pemerintah Tiongkok mengatakan, memperingatkan bahwa hubungan utang antara negara dan industri bisa “fatal” bagi perekonomian terbesar kedua di dunia ini.

Utang negara telah menggelembung setelah pemerintah Beijing telah mempermudah untuk mendapatkan kredit murah dan mudah dalam upaya untuk merangsang pertumbuhan melambat, mendorong belanja besar.

Lihat : Utang Tiongkok Capai $ 25,6 Triliun, Dua Kali Lipat PDB Tiongkok

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai berpotensi melemah terbatas dengan kekuatiran ekonomi Tiongkok dan masih dinantikannya stimulus yang diberikan pemerintah Beijing untuk penguatan ekonomi Tiongkok. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2787-2686 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 2989-3098.

Kekuatiran ekonomi domestik masih membayangi dengan disampaikannya utang negara Tiongkok mencapai dua kali lipat PDB Tiongkok oleh ekonom pemerintah negara tersebut.SOLID GOLD BERJANGKA

Total pinjaman Tiongkok lebih dari dua kali lipat produk domestik bruto (PDB) tahun terakhir, ekonom pemerintah Tiongkok mengatakan, memperingatkan bahwa hubungan utang antara negara dan industri bisa “fatal” bagi perekonomian terbesar kedua di dunia ini.SOLID GOLD BERJANGKA