Daya beli masyarakat

Perlambatan ekonomi Indonesia yang terjadi pada kuartal I-2015 sebesar 4,7%. Pada kuartal III ini, pada bulan Lebaran ini dapat diredam dan perekonomian diprediksi dapat mencapai angka yang lebih tinggi.

Yang dipengaruhi tingkat konsumsi masyarakat yang meningkat yang berasal dari pusat perbelanjaan, segala jenis transportasi yang tingkat pembeliannya meningkat lebih pesat. aktivitas ini akan tercatat dalam komponen‎ belanja rumah tangga yang merupakan refleksi dari aktivitas perekonomian rill masyarakat.

Tetapi berbeda dengan realisasi impor Mei 2015 dan inflasi Juni 2015 yang kurang mengembirakan menjelang lebaran yang disebabkan tingkat permintaan yang rendah. Pemerintah mengeluarkan kebijakan strategis mendorong konsumsi rumah tangga saat Lebaran diantaranya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) menjadi Rp ‎36 juta per tahun yang berlaku efektif 1 Juli 2015.

Penghapusan beberapa kelompok barang yang selama ini terkena Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang berlaku efektif pada 9 Juli 2015 dan penurunan tarif tol selama lebaran.

Ketiga hal ini dapat mendongkrak daya beli konsumen yang tengah lesu yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal III yang akan diperkirakan tumbuh di atas 5%.