SOLID GOLD BERJANGKA – Ditengah perdagangan forex sesi Eropa akhir pekan (20/05),  dollar AS bergerak konsolidasi dan kini posisi indeks sama dengan penutupan  perdagangan sebelumnya. Terpantau sore ini dollar hanya menguat terhadap yen dan poundsterling, rival lainnya justru sebaliknya menekan dollar AS. Sentimen hawkish risalah pertemuan Fed bulan lalu yang mengangkat dollar AS sangat tinggi beberapa hari perdagangan terakhir menjadi pudar hari ini seiring terjadi pertemuan pejabat moneter negara anggota G7 yang membahas pasar valas, suku bunga negatif dan kebijakan fiskal.

Terhadap kurs komoditas, dollar AS melemah terhadap aussie, dolla Canada dan kiwi dollar merespon pergerakan harga minyak mentah yang menguat kembali oleh kondisi pasokan minyak di Canada, Libya, Nigeria dan Venezuela yang merupakan produsen minyak besar dunia. Pasokan negara-negara tersebut sedang terancam oleh kondisi buruk yang sedang terjadi di negara-negara tersebut.

Pelemahan terhadap poundsterling terjadi oleh profit taking terhadap pair tersebut setelah 4 hari perdagangan berturut berhasil rally kencang hingga mencapai posisi tertinggi dalam 2 pekan perdagangan.

Untuk pergerakan selanjutnya, dollar AS diperkirakan  akan bergerak lemah oleh sepinya data fundamental ekonomi yang cukup kuat mempengaruhi gerak dollar AS. Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan sesi Asia pagi ini  flat  setelah dibuka pada posisi 95,29  dan bergulir pada posisi sama.