Dollar lanjut

solid gold berjangka. Emas melemah pada hari Senin, akibat penguatan dollar dan sinyal chart bearish mengimbangi ketidakpastian pemilihan umum di Yunani. Libur Natal sebelumnya dan Tahun Baru dua hari kedepan membuat volume perdagangan menjadi sepi. Emas ditutup di level $1.184,45 per troy ons pada perdagangan Senin, dengan level tertinggi harian $1.1974,31 dan terendah $1.179,18.

Sentimen bearish pada pasar emas terlihat dari kepemilikan aset emas di SPDR Gold Trust, ETF berbasis emas terbesar di dunia. SPDR melaporkan penurunan kepemilikan sebanyak 0,08% menjadi 712,30 ton pada hari Jumat, dan merupakan level terendah dalam enam tahun terakhir.

Emas kini menuju penurunan tahunan beruntun pertama sejak tahun 1998 akibat tangguhnya perekonomian AS membuat daya tarik emas memudar. Pada tahun lalu nilai emas anjlok 28%, sementara tahun ini emas telah turun 1,7%. Data dari pemerintah AS pada pekan lalu menunjukkan ekonomi AS tumbuh pada laju tercepat dalam 10 tahun terakhir, dan klaim tunjangan pengangguran menyentuh level terendah sejak awal November. Data-data tersebut memicu spekulasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih cepat