Emas Reli

solid gold berjangka. emas pada hari Jumat menguat ke level tertinggi dalam lebih dari dua pekan di tengah spekulasi bahwa China, yang merupakan konsumen terbesar di dunia, akan mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan perekonomian mereka, meningkatkan permintaan untuk logam mulia sebagai aset alternatif.

The People’s Bank of China berencana untuk mengesampingkan sementara persyaratan untuk para lembaga pemberi pinjaman dalam menyisihkan cadangannya untuk beberapa deposito, kata orang yang mengetahui hal tersebut. Emas melonjak sebesar 70% dari level terendah Desember 2008 hingga Juni 2011 seiring bank sentral meningkatkan jumlah suplai uang pada skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Emas telah rebound hampir 6% dari level terendah empat tahun yang di capai di bulan November seiring China menurunkan suku bunga pada bulan lalu untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan Jepang memperbesar stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pergerakan tersebut menghidupkan kembali kecemasan bahwa inflasi global dapat naik walaupun biaya konsumen di AS masih di bawah target Federal Reserve.

“Spekulasi bahwa China akan bertindak lebih untuk mendukung perekonomian telah menciptakan permintaan untuk emas,” kata George Gero, analis logam mulia di RBC Capital Markets di New York. “Pada beberapa titik dengan semua uang ini di dalam sistem, kita dapat melihat beberapa kecemasan tentang inflasi.”

Emas berjangka untuk pengiriman bulan Februari naik sebesar 1.9% untuk settle di $1,195.30/onz di Comex di New York, ini adalah penguatan terbesar untuk kontrak teraktid sejak 9 Desember. Harga turun sebesar 1.9% dalam tiga sesi terakhir. Jumlah agregat perdagangan sebesar 55% di bawah rata-rata 100 hari pada saat ini, berdasarkan data yang di kompilasi oleh Bloomberg