Habiburokhman Maju Lewat Parpol, Ahok Mencla-mencle

SOLID GOLD BERJANGKA – Basuki T Purnama (Ahok) akhirnya mengumumkan maju lewat jalur partai politik. Sikap politik Ahok ini dinilai mencla-mencle.

SOLID GOLD BERJANGKA – Basuki T Purnama (Ahok) akhirnya mengumumkan maju lewat jalur partai politik. Sikap politik Ahok ini dinilai mencla-mencle.”Seharusnya dalam berpolitik tidak mencla mencle, bulan maret sudah putuskan independen dengan Heru, bulan Juni umumkan sudah terkumpul satu juta KTP, bulan Juli malah umumkan maju lewat jalur parpol. Sikap inkonsisten Ahok tersebut dicontoh dan dipraktekkan juga oleh pendukungnnya yang katanya anak-anak muda idealis,” tulis Politikus Gerindra Habibburokhman dalam pesan singkatnya, Rabu (27/7/2016).

SOLID GOLD BERJANGKA – Sebelumnya Habiburokhman pernah berjanji lompat dari Monas jika KTP dukungan cukup untuk mengantar Ahok ke Pilgub DKI. Habiburokhman mungkin beruntung karena sikap Ahok kini berubah.

Habiburokhman juga menilai Teman Ahok lupa dengan janjinya. Janji itu terkait istilah ‘Teman Ahok’ yang mendukung independen seperti naik bus, sementara jika maju melalui parpol seperti naik mobil mewah.

“Waktu itu dengan bangganya mereka bilang lebih baik naik bus karena karena kalau naik mobil mewah mereka tidak bisa ikut. Sekarang setelah Ahok tinggalkan jalur independen, mereka berlagak lupa dengan pernyataan mereka sendiri,” sambungnya.

Habiburokhman beranggapan sikap Ahok hanya mementingkan bagaimana kekuasaan bisa diraih tanpa mempedulikan jalur yang digunakannya. Menurutnya, memilih jalur pencalonan adalah sebuah pilihan yang ideologis.

“Pilih independen sah-sah saja kalau tidak percaya pada institusi parpol, sebaliknya pilih jalur parpol juga tidak masalah kalau percaya perjuangan politik harus dilakukan secara sistematis melalui parpol,” lanjutnya.

“Seharusnya dalam berpolitik tidak mencla mencle, bulan maret sudah putuskan independen dengan Heru, bulan Juni umumkan sudah terkumpul satu juta KTP, bulan Juli malah umumkan maju lewat jalur parpol. Sikap inkonsisten Ahok tersebut dicontoh dan dipraktekkan juga oleh pendukungnnya yang katanya anak-anak muda idealis,” tulis Politikus Gerindra Habibburokhman dalam pesan singkatnya, Rabu (27/7/2016).

Sebelumnya Habiburokhman pernah berjanji lompat dari Monas jika KTP dukungan cukup untuk mengantar Ahok ke Pilgub DKI. Habiburokhman mungkin beruntung karena sikap Ahok kini berubah.

Habiburokhman juga menilai Teman Ahok lupa dengan janjinya. Janji itu terkait istilah ‘Teman Ahok’ yang mendukung independen seperti naik bus, sementara jika maju melalui parpol seperti naik mobil mewah.

“Waktu itu dengan bangganya mereka bilang lebih baik naik bus karena karena kalau naik mobil mewah mereka tidak bisa ikut. Sekarang setelah Ahok tinggalkan jalur independen, mereka berlagak lupa dengan pernyataan mereka sendiri,” sambungnya.

Habiburokhman beranggapan sikap Ahok hanya mementingkan bagaimana kekuasaan bisa diraih tanpa mempedulikan jalur yang digunakannya. Menurutnya, memilih jalur pencalonan adalah sebuah pilihan yang ideologis.

“Pilih independen sah-sah saja kalau tidak percaya pada institusi parpol, sebaliknya pilih jalur parpol juga tidak masalah kalau percaya perjuangan politik harus dilakukan secara sistematis melalui parpol,”