Hong Kong

HangSeng mencatatkan penguatan tipis, setelah bertambahnya sinyal akan rapuhnya kondisi perekonomian Cina memberikan investor harapan bahwa Beijing akan memberikan stimulus demi mencegah berlanjutnya perlambatan ekonomi terbesar No.2 di dunia tersebut. Indeks manufaktur Cina turun dari level 50.3 menjadi 50.1 untuk bulan Desember. Ini merupakan bukti tambahan akan rapuhnya kondisi negeri tirai bambu tersebut. Hang Seng futures naik 0,12% dan kini diperdagangkan di level 23680. Bank sentral Cina (PBOC) telah menurunkan suku bunga 25 bps menjadi 2,75% di akhir November silam. Ini merupakan perubahan kebijakan moneter Cina pertama kalinya sejak 2012. Dengan meningkatnya ancaman perlambatan ekonomi dan melambatnya inflasi maka dapat mendorong PBOC untuk kembali memangkas suku bunganya. Beijing juga mungkin akan memberikan stimulus fiskal demi memacu aktivitas perekonomian lebih lanjut