Solid Gold Berjangka. Pada awal perdagangan bursa Hong Kong Selasa (01/03), indeks Hang Seng bergerak positif, saat ini terpantau naik 70,16 poin atau 0,37% pada 19182.09. Penguatan indeks Hang Seng merespon positif kebijakan pemotongan RRR oleh Bank Sentral Tiongkok.

Lihat :Bursa Hong Kong Berakhir Turun Terganjal Pelemahan Bursa Shanghai

The People`s Bank of China (PBOC) memotong RRR, atau jumlah kas bank, sebesar 0,5 persen poin, sebagai kejutan bagi pasar yang datang pada awal malam waktu Tiongkok.

Pemotongan yang mulai berlaku Selasa, menandakan bahwa sebagian besar bank besar Tiongkok akan memiliki rasio cadangan dari 17 persen. Ini adalah kelima kalinya pada tahun lalu bahwa PBOC telah memotong RRR, dengan pemotongan terakhir pada 23 Oktober.

Pemotongan RRR bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dalam perekonomian, dengan harapan meningkatkan belanja konsumen dan investasi modal.

Lihat : Bank Sentral Tiongkok Memotong 0,5% Rasio Persyaratan Cadangan Bank

PBOC juga telah berusaha untuk memulihkan stabilitas mata uang negara karena meningkatnya arus modal yang keluar. Penurunan rasio cadangan yang diperlukan, yang memungkinkan bank untuk meminjamkan lebih , diharapkan membantu mengimbangi keluarnya arus modal.

Pada awal perdagangan pagi ini, saham-saham yang menguatkan bursa Hong Kong adalah saham Want Want China Holdings Ltd yang naik 2,72%, saham Belle International Holdings Ltd naik 2,37%, saham Henderson Land Development Co Ltd naik 2,14%, saham CITIC Ltd naik 1,89%, saham PetroChina Co Ltd naik 1,80%

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng pagi ini terpantau naik 45 poin atau 0,24% pada 19,103.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 19,058.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng masih terpengaruh perkembangan bursa Tiongkok dan ekonomi Tiongkok, yang jika melemah, dapat menekan bursa Hong Kong. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 18.580-18.047 dan kisaran Resistance 19.513-20.046.