SOLID GOLD BERJANGKA – Pada awal perdagangan bursa saham Korea Selatan awal pekan Senin (13/06) indeks Kospi dibuka turun, saat ini terpantau turun -26,95 poin, atau -1,34 persen, pada 1990.68. Pelemahan indeks Kospi terpengaruh pelemahan bursa Wall Street dan mata uang Won.

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan akhir pekan hari Jumat di AS, tertekan oleh sentimen negatif perkembangan ekonomi global dan investor memandang ke depan untuk Brexit, apakah Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa atau tidak. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 119,85 poin lebih rendah, atau 0,67 persen, di 17,865.34. Indeks S & P 500 ditutup turun 19,41 poin, atau 0,92 persen, pada 2,096.07. Indeks Nasdaq ditutup turun 64,07 poin, atau 1,29 persen, pada 4,894.55.

Pagi ini juga terpantau mata uang Won melemah terhadap dollar AS. Pasangan kurs USDKRW menguat 0,64 persen pada 1,172.74.

Saham-saham kapital besar yang melemah pagi ini adalah saham Korea Electric Power yang turun -0,97 persen, saham Amorepacific yang turun-2,02 persen, saham Hyundai Motor yang turun -0,72 persen, saham Naver turun -0,22 persen, saham Kia Motors turun -0,97 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -3,45 poin atau -1,38% pada 246.85, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 250.30.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi berpotensi melemah terbatas dengan pelemahan Wall Street dan Won. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 243.15-240.58 dan kisaran Resistance 249.59-252.59.