Indeksnikkei

solid gold berjangka. Bursa saham Jepang bergerak lebih rendah pada awal sesi hari Selasa, yang merupakan hari perdagangan terakhir sebelum akhir tahun, dengan Nikkei Stock Average turun sekitar 0.7% setelah kemarin melemah 0.5%.

Penurunan di pasar datang meskipun dilaporkan adanya minat beli dari asing, dengan Dow Jones Newswires mengatakan bahwa ada enam broker asing yang sedang memonitor untuk menempatkan posisi beli sebesar 1.5 juta saham Jepang semalam. Namun, banyak saham blue chips yang diperdagangkan melemah, dengan Sony Corp. turun sebesar 1.4%, Panasonic Corp turun sebesar 1.3%, Hitachi Ltd. turun sebesar 0.8%, Daiwa Securities Group Inc melemah 0.9% dan Nomura Holdings Inc. melemah 1%. Saham sektor otomotif bergerak mixed setelah Cars.com memberikan perkiraan mereka untuk penjualan AS di bulan Desember, di tengah saham Toyota Motors Corp yang melemah 0.2% dan Honda Motor Co. yang melemah 0.5%, sementara itu untuk yang menguat ada di saham Nissan Motor Co. yang naik sebesar 0.4% dan Saham Mitsubishi yang reli sebesarĀ  0.7%.

Indeks Nikkei pagi ini bergerak di kisaran 17600 pada pukul 08.34 wib.

“Kemungkinan ada beberapa aksi jual untuk menyesuaikan posisi sebelum akhir tahun,” kata Toshihko Matsuno, kepala analis di SMBC Friend Securities Co. di Tokyo. “Masa depan bursa saham Jepang terlihat cerah di tahun 2015. Yen yang melemah dan harga minyak yang rendah adalah nilai plus untuk perusahaan-perusahaan di Jepang, dan banyak dari mereka mungkin akan merevisi untuk menaikan perkiraan ketika mereka umumkan hasil kuartalan pada bulan depan.”

Seorang Jepang yang berusia 30-an, kemarin diuji negatif untuk tes virus Ebola di Tokyo, kata kementrian kesehatan. Bursa saham kemarin jatuh setelah dia di laporkan sedang diperiksa untuk virus Ebola