Kim Jong Un Sebut Rudal Korut Mampu Jangkau Pangkalan Militer AS

 

SOLID GOLD – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengklaim peluncuran dua rudal balistik jarak menengah, pekan ini, berlangsung sukses. Kim juga menyebut rudal itu mampu mencapai pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Samudera Pasifik.

Kami memiliki kemampuan meyakinkan untuk menyerang secara keseluruhan maupun secara praktis, kawasan operasi Amerika di Pasifik,” sebut Kim dalam pernyataannya, seperti dilansir PressTV, Kamis (23/6/2016).

Korut meluncurkan dua rudal balistik Musudan yang memiliki jangkauan menengah pada Rabu (22/6) pagi waktu setempat. Rudal Musudan dilaporkan memiliki jangkauan 2.500 kilometer hingga 4.000 kilometer, dan mampu mencapai wilayah Korea Selatan (Korsel), Jepang dan pangkalan militer di Guam.

Satu rudal gagal mengudara, sedangkan satu rudal lainnya berhasil mengudara sejauh 400 kilometer. Namun Kim memuji peluncuran dua rudal itu ‘hebat’ yang secara signifikan meningkatkan kemampuan pertahanan nuklir Korut.

Sejumlah sumber militer AS dan Korsel membenarkan adanya peluncuran rudal oleh Korut, namun mereka meragukan peluncuran itu sukses. Di sisi lain, peluncuran rudal Korut memicu kritikan dari dunia internasional. Sekjen PBB Ban Ki Moon menyebut aktivitas Korut itu sebagai tindakan tidak bertanggung jawab dan tidak tahu malu.

“Aktivitas DPRK (Korut) mengejar senjata nuklir dan rudal balistik hanya akan mengganggu keamanan dan membuatnya gagal meningkatkan taraf kehidupan warganya,” sebut Ban melalui juru bicaranya Farhan Haq.

Duta Besar Prancis untuk PBB, Francois Delattre, yang menjabat sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB untuk bulan Juni, menyebut peluncuran rudal itu sebagai pelanggaran terhadap aturan PBB. Delattree menegaskan, Dewan Keamanan PBB akan merilis pernyataan keras untuk Korut, usai menggelar rapat.

“Kami menginginkan reaksi tegas dan segera dari Dewan Keamanan PBB soal isu ini. Kami mengharapkan … kami akan mengeluarkan pernyataan pers untuk hal ini,” ucapnya.