KORUPSI ALKES UNAIR KPK Periksa La Nyalla

SOLID GOLD BERJANGKA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menyambangi Kejaksaan Agung guna melakukan pemeriksaan keterlibatan La Nyalla Mahmud Mattalitti dalam korupsi alat kesehatan dan pembangunan rumah sakit di Universitas Airlangga, Surabaya.

Pemeriksaan dilakukan di Kejaksaan Agung karena Ketua Umum PSSI Nonaktif itu tengah menjalani masa penahanan sebagai tersangka perkara korupsi dana hibah dan bantuan sosial Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

“Iya KPK periksa La Nyalla di sini, Gedung Bundar untuk efisiensi terkait kasus alkes,” ujar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Arminsyah di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (21/6/2016).

Diketahui, Senin (20/6), Arminsyah bersama beberapa orang penyidik Kejaksaan Agung menyambangi KPK untuk melakukan koordinasi. Namun menurut Arminsyah, pemeriksaan hari ini adalah hasil koordinasi antara Kejaksaan Agung dan KPK jauh sebelum itu.

La Nyalla terlihat masuk Gedung Bundar mengenakan baju putih diantar mobil tahanan Kejaksaan Agung pada pukul 10.00 WIB. Kepada awak media, dia menyatakan telah siap diperiksa.

Usai diperiksa selama lebih kurang tiga jam, La Nyalla mengatakan dirinya diperiksa sebagai saksi dalam perkara yang menjerat mantan rektor Unair Fasichul Lisan. Saat ini Fasichul telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara korupsi pembangunan dan alkes Unair oleh KPK.

La Nyalla mengaku tidak mengetahui apapun mengenai pokok permasalahan perkara tersebut. “Enggak, enggak ada apa-apa. Enggak ada yang saya ketahui jelas,” katanya sembari menuju mobil tahanan Kejaksaan Agung.

Pemeriksaan dilakukan di Kejaksaan Agung karena Ketua Umum PSSI Nonaktif itu tengah menjalani masa penahanan sebagai tersangka perkara korupsi dana hibah dan bantuan sosial Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

“Iya KPK periksa La Nyalla di sini, Gedung Bundar untuk efisiensi terkait kasus alkes,” ujar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Arminsyah di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (21/6/2016). Pemeriksaan dilakukan di Kejaksaan Agung karena Ketua Umum PSSI