PT SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mendeklarasikan Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung sebagai kota bebas gelandangan dan anak jalanan. Dia juga mencanangkan program rumah sejahtera untuk ibukota Provinsi Bangka Belitung ini.

Khofifah juga memberikan bantuan untuk warga penyandang disabilitas, siswa berprestasi hingga anak-anak yatim. Dia membisikkan semangat kepada mereka agar terus berjuang menghadapi hidup dan tetap berprestasi.

“Tadi Pak Wali (Wali Kota Pangkalpinang M Irwansyah) mengutip Bung Karno bilang, berikan 10 pemuda, akan kuguncangkan dunia. Ada pemuda yang mengguncangkan seperti Freddy Budiman. Ada yang mengguncangkan tapi ISIS. Mau seperti itu? Tentu tidak kan. Mengguncang dunia harus karena prestasi,” kata Khofifah di rumah dinas Wali Kota Pangkalpinang, Jl Merdeka, Pangkalpinang, Babel, Jumat (12/8/2016).

Khofifah mengatakan hal ini di hadapan seribuan ibu-ibu warga Pangkalpinang yang menerima kartu-kartu untuk kesejahteraan masyarakat, seperti Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Mereka memamerkan kartu-kartu itu saat Khofifah menanyakannya.

Sementara itu Wali Kota Pangkalpinang M Irwansyah mengatakan, Pemkot Pangkalpinang sangat fokus terhadap kesejahteraan masyarakat. Berbagai program yang telah dilakukan, di antaranya adalah bedah rumah.

“Kami sudah bedah 327 rumah. Dananya dari Kemensos dan sumbangan gotong royong para pengusaha,” kata pria yang akrab disapa Wawan ini.

Saat ini, kata Wawan, masih ada 807 rumah yang masih belum dibedah. Targetnya akhir tahun 2017 seluruh rumah di Pangkalpinang yang tidak layak huni sudah dibedah.

“Tahun ini insya Allah dapat bantuan dari Ibu (Mensos) dan Kementerian PU Pera. Akhir tahun 2017 insyaAllah Pangkalpinang bebas rumah layak huni,” tuturnya.

“Terimakasih Ibu Menteri semoga ini jadi keberkahan untuk Pangkalpinang,” imbuhnya.