SOLID GOLD MAKASSAR – Menpora Imam Nahrawi memberi penjelasan mengenai anggota Paskibraka pengibar bendera di Istana bernama Gloria asal Depok, Jawa Barat yang tak ikut pelantikan. Menurut dia, status WNI anak ini mesti dicek dahulu ke Kemenkum HAM, apakan benar WNI atau bukan.

“Disampaikan deputi saya, status kewarganegaraan yang bersangkutan ini sedang dimintai keterangan Kemenkum HAM bagaimana statusnya karena yang bersangkutan belum berumur 18 tahun. Belum genap 18 dan sejak kecil sampai sekarang hidup di Depok, sekolah juga di Depok,” jelas Imam di Istana, Jakarta, Senin (15/8/2016).

Imam beralasan, perlu kehati-hatian dalam urusan Paskibraka nasional. Jadi, dia meminta agar semua pihak bersabar sambil menunggu keterangan dari Kemenkum. Gloria berayahkan Prancis dan ibu dari Indonesia.

“Tinggal soal ayah, ayahnya memang warga kenegaraan Prancis. Karenanya sebagai bentuk kehati-hatian, memang kita minta pada yang bersangkutan bersabar sebentar karena kami akan koordinasi lebih lanjut karena Paskibraka ini tidak berdiri sendiri. Tidak semata-mata menjadi kewenangan Kemenpora tapi harus kita koordinasikan dengan pihak terkait apakah itu Garnisun maupun TNI,” urai Imam.

“Maka saya minta untuk sementara demi kehati-hatianan mungkin yang bersangkutan, Gloria ini tidak ikut dulu dalam acara pengukuhan. Setelah itu akan kami konfirmasi ulang,” tegas Imam.

Satgas Perlindungan Anak sudah menyoal terkait tindakan ini. Dinilai apa yang dilakukan tidak bagus bagi perkembangan anak. Satgas menyebut anak itu seperti stres dan menangis di saat rekan-rekannya dikukuhkan dia sendirian di asrama. Padahal anak ini besar dan tinggal di Depok tak pernah memiliki paspor negara lain.