Perdagangan fluktuatifsolid gold berjangka. Setelah pada pekan lalu mencatat penguatan mingguan pertama di tahun ini, Wall Street mencatat pengutan tipis pada perdagangan fluktuatif hari Senin, investor mengabaikan hasil pemilu Yunani dan musim salju yang melanda East Coast.

Dari Yunani, partai Syriza memenangi pemilu setelah memperoleh 149 dari 300 kursi parlemen. Namun ketakutan akan kemungkinan keluarnya Yunani dari zona euro sedikit memudar setelah pemimpin partai Syriza, Alexis Tsipras, mengatakan akan menegosiasikan ulang kesepakatan hutang Yunani dengan para pemimpin internasional.

Dari New York, pemerintah meminta wargannya untuk tidak keluar rumah akibat diperkirakan akan adanya badai salju, yang kemungkinan akan menutupi daratan setebal 3 kaki. Akibat hal tersebut pada perdagangan Senin jumlah saham yang ditransaksikan sebanyak 6,2 miliar, sekitar 7% di bawah rata-rata tiga bulan.

Perhatian investor mulai beralih ke Federal Reserve yang akan memulai rapat kebijakan moneter pada hari Selasa. Bank sentral AS tersebut akan menganalisis dampak dari penurunan harga minyak, melambatnya pertumbuhan ekonomi Eropa, serta kemungkinan gejolak dari pemilu Yunani terhadap ekonomi AS. Meski mulai mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga, namun Chairwomen The Fed, Janet Yellen, pada rapat kebijakan moneter terakhir mengatakan tidak akan menaikkan suku bunga sampai akhir April.

Indeks S&P 500 menguat 5,24 poin atau 0,3% menjadi 2057,07. Dow Jones menambah 6,1 poin atau 0,03% menjadi 17678,70. Nasdaq naik 13,88 poin atau 0,3% menjadi 4771,76