Solid Gold Berjangka- Setiap orang ingin merencanakan keuangannya sendiri sebagai bentuk investasi di masa depan. Selain itu mengelola keuangan sendiri memberikan kita kebebasan dalam hak pengambilan dana. Orang menyimpan uang di bank dengan harapan keamanan dan mendapatkan bunga, membeli tanah untuk dijual kembali ketika harganya mahal, membantu modal usaha lain dengan imbalan sesuai dengan kesepakatan dan sebagainya.

Semua tindakan di atas dapat dikategorikan sebagai perencanaan finansial melaui investasi. Investasi mengandung pengertian bahwa komitmen saling mengikat aset yang dilakukan saat ini untuk mendapatkan penghasilan beberapa waktu ke depan. Penghasilan yang didapatkan di masa depan tersebut diharapkan mampu mengkompensasi tingkat inflasi, keterikatan dana pada waktu tertentu, dan ketidakpastian penghasilan investor di masa mendatang.

Investasi merupakan pilihan tepat dalam melakukan perencanaan finansial yang baik, namun dalam memilih investasi perlu memahami tekniknya.

  • Modal; modal tentunya berkaitan dengan dana. Modal dalam investasi adalah jumlah dana yang diperlukan untuk melakukan investasi agar nilai yang dikeluarkan memperoleh keuntungan yang melebihi dari dana investasi.
  • Pengembalian; tingkat pengembalian disini adalah besarnya persen keuntungan yang didapatkan dari modal investasi yang dikeluarkan selama jangka waktu tertentu. Semakin tinggi pengembaliannya tentunya semakin baik bagi investor dan jangka waktunya juga semakin cepat.
  • Risiko; risiko dalam investasi merupakan kemungkinan kerugian yang dapat mengurangi modal investasi bahkan biasanya menguras habis modal kita. Oleh karena itu perlu diantisipasi tingkat kerugian akibat risiko yang terjadi. Jika tingkat terjadinya risiko dapat diperkecil, maka semakin baik bagi investor.
  • Aliran dana; menjadi hal penting dalam berinvestasi adalah aliran atau arus dana, seberapa cepat dana berbentuk fisik dapat kita tarik dari dana yang telah kita setor. Semakin cepat aliran dananya juga semakin baik bagi investor dalam perencanaan finansial investasinya.

Tujuan investasi adalah agar uang atau dana yang kita tempatkandapat memperoleh keuntungan atau tambahan dana dari setoran awal. Dalam mengatur perencanaan keuangan dengan berinvestasi, anda perlu mengetahui betul jenis invetasi yang anda jalankan. Jika suatu perusahaan atau pribadi memilih mengatur keuangannya dalam bentuk investasi, ini adalah kesempatan bagi anda untuk mendapatkan tambahan dana dari tingkat bunga dibandingkan meminjamkan uangnya untuk mendapatkan bunga. Secara garis besar investasi dikategorikan dalam dua macam:

  • Real asset investment (aset riil)

Riil aset adalah berinvestasi terhadap sektor riil, seperti diluar sektor keuangan, perdagangan, pertanian, industri dan sebagainya. Dalam perencanaan financial, berinvestasi untuk membeli ruko, membeli apartemen untuk disewakan, membeli barang untuk dijual kembali, kendaraan mesin dan sebagainya merupakan investasi sektor riil. Investasi ini biasa juga disebut investasi aktiva.

  • Financial asset investment (aset keuangan)

Berbeda halnya dengan aset riil, investasi jenis ini dilakukan pada dokumen atau surat berharga. Jenis-jenis aset keuangan antara lain :

  • Pasar uang : sertifikat deposit, sertifikat bank Indonesia
  • Pasar modal : saham biasa, saham preferen, obligasi agensi federal, obligasi korporasi
  • Pasar derivatif : kontrak berjangka, opsi

Berbeda halnya dengan menabung, perencanaan finansial baik dalam bentuk investasi aset riil atau keuangan, hal yang membedakannya adalah besarnya dana yang diperlukan tergantung kepada  seberapa besar keuntungan yang ingin diperoleh. Selain itu investasi aset memperhitungkan jangka waktu untuk memperoleh keuntungan tersebut. Berinvestasi berupa tabungan di bank tidak membutuhkan strategi, sedangkan investasi asset memerlukan strategi yang baik untuk mengurangi risiko kerugian, sehingga anda sebagai investor mendapatkan keuntungan jauh lebih besar. -Solid Gold Berjangka.