https: img.okeinfo.net content 2018 10 18 278 1965529 bursa-saham-as-turun-gara-gara-sentimen-the-fed-NX3GP08RlL.jpg

PT SOLID BERJANGKA MAKASSAR – Wall Street ditutup melemah pada perdagangan 17 Oktober 2018. Bursa saham Amerika Serikat (AS) mengalami tekanan akibat sentimen The Federal Reserve yang berencana menaikkan suku bunga. Hal ini mendorong investor melakukan aksi jual dan menekan pasar saham AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average DJI turun 91,74 poin atau 0,36% ke 25.706,68, S&P 500 kehilangan 0,71 poin atau 0,03% ke 2.809,21 dan Nasdaq Composite turun 2,79 poin atau 0,04% ke 7.642,70.

Indeks S&P500 bergerak dua arah selama perdagangan namun berakhir di zona merah usai The Fed mengeluarkan statment terbarunya. Pembuat kebijakan sepakat kenaikan suku bunga masih terbuka mengingat kondisi ekonomi, data tenaga kerja dan inflasi masih sesuai harapan.

Chief Investment Officer untuk Commonwealth Financial Network di Waltham Brad McMillan mengatakan, prospek Fed lebih hawkish itu memperburuk kekhawatiran investor di tengah ketidakpastian, mulai dari perang dagang AS-Cina dan penurunan di sektor perumahan.

Hanya empat dari 11 sektor utama S&P500 yang mengalami penguatan. Sektor keuangan memimpin kenaikan sebesar 0,9%.

Titik-titik cerah lainnya adalah saham Netflix yang naik 5,3% setelah melaporkan peningkatan jumlah pelanggan. Saham United Airlines Inc naik 5,95 % setelah laba kuartal ketiga yang solid dan menaikkan outlook 2018.

Volume perdagangan di bursa AS mencapai 7,08 miliar saham, masih lebih kecil dibandingkan rata-rata selama 20 hari yang sebesar 7,9 miliar – PT SOLID BERJANGKA