Foto: Rengga Sancaya

PT SOLID BERJANGKA MAKASSAR – Indeks Harga Saham Gabungan (ISHG) bergerak nehatif siang hari ini. IHSG cenderung stagnan pada jeda perdagangan siang ini di 6.091.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini menjinak ke angka Rp 14.410. Dolar AS terus melemah sejak awal pekan ini setelah posisi kemarin di angka Rp 14.432.

Pada pra pembukaan, IHSG turun ke 6.084,752. Indeks LQ45 juga turun ke 962,469.

Membuka perdagangan Kamis (9/8/2018), IHSG melemah ke 6.092,703. Indeks LQ45 berkurang ke 963,428.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG berbalik menguat 8,556 (0,13%) ke 6.103,053. Indeks LQ45 naik 0,601 poin (0,06%) ke 966,553.

Jeda siang ini, IHSG berkurang 3,349 poin (0,05%) ke 6.091,480. Indeks LQ45 berkurang 1,475 poin (0,15%) ke 963,493.

Laju perdagangan saham saham siang ini berlangsung moderat dengan frekuensi 240.085 kali transaksi sebanyak 4,3 miliar lembar saham senilai Rp 3,5 triliun.

Pelemahan IHSG dipicu jatuhnya 6 saham sektoral. Saham sektor tambang jatuh paing dalam siang ini mencapai 0,52%. Sebanyak 172 saham menguat, 165 saham melemah dan 123 saham stagnan.

Sedangkan bursa regional mayoritas bergerak positif siang ini. Berikut pergerakan bursa Asia siang ini:
Indeks Nikkei 225 turun 0,01% ke 22.641,280
Indeks Komposit Shanghai naik 1,85% ke 2.794,960
Indeks Hang Seng naik 1,07% ke 28.663,689.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainer di antaranya adalah, United Tractors (UNTR) naik Rp 1.050 ke Rp 37.075, Pabrik Kertas Tjiwi (TKIM) naik Rp 325 ke Rp 15.875, Mutiara Prima (LPIN) naik Rp 230 ke Rp 1.185 dan Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 175 ke Rp 43.175.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Roda Vivatex (RDTX) turun Rp 875 ke Rp 6.125, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 625 ke Rp 76.375, Indocement Tunggal (INTP) turun Rp 325 ke Rp 14.675 dan Bank Negara Indonesia (BBNI) turun Rp 225 ke Rp 7.875 – PT SOLID BERJANGKA