Sering Disebut Agen China, Begini Curhat Luhut

PT Solid Berjangka Makassar – Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan curhat soal julukan yang melekat di dirinya sebagai agen China. Julukan ini menempel lantaran ia sering membawa investor China ke negeri sini.

“Orang-orang selalu kritik saya China terus, tidak, kita punya rule of thumb untuk investasi. Nanti orang bilang Luhut ini agen China, dubes kehormatan China” ujar Luhut di Jakarta, Kamis (11/9/2019).

Padahal sebetulnya, lanjut dia, China memiliki kesamaan dengan rule of thumb, untuk aturan investasi di Indonesia.

Rule of thumb tersebut kata dia berisikan sejumlah syarat untuk investor yang mau menanamkan modalnya di Indonesia.

Misalnya, membawa teknologi yang ramah lingkungan, memberi nilai tambah bagi Indonesia dalam mengolah sumber daya mineral. Serta, mendidik tenaga kerja lokal, melalui syarat dan transfer teknologi.

Hal itu juga, akhirnya yang membuat China mau diarahkan untuk memenuhi syarat investasi tersebut.

“Kita tidak mau kalau Jepang investasi di sini tidak teknologi transfer. Kalau saya di challenge, Luhut lagi-lagi China, China itu gampang, kita suruh apa saja mau,” ucapnya.

Menurutnya siapa saja bisa berinvestasi di Indonesia, selama memenuhi rule of thumb tersebut.

Persoalan investasi ini pun diklaim Luhut sudah sampai ke telinga Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di mana, investasi harus disesuaikan dengan kepentingan nasional, dan siapa pun investornya, selama memenuhi kepentingan nasional maka ia tak takut meneruskannya.

“Jadi buat saya, saya bilang ke Presiden, Pak kan kita bicara national interest kita. Sepanjang national interest bisa kita amankan ya peduli mana, dari mana pun pak? Ya kalau orang mau tembak saya biar saja, saya kan tidak mau mengganggu, saya hanya mengabdi, membuat republik ini lebih bagus lagi,” tegas Luhut.