PT SOLID BERJANGKA

PT SOLID BERJANGKA

PT SOLID BERJANGKA MAKASSAR – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih mengalami tekanan. Rupiah semakin melemah usai Bank Indonesia (BI) mengumumkan untuk menahan suku bunga acuan di level 5,25%.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Kamis (19/7/2018) pukul 18.03 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 28 poin atau 0,19% ke level Rp14.442 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.415 per USD-Rp14.442 per USD.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Terdepresiasi 50 Poin

Sementara itu, Yahoofinance mencatat Rupiah melemah 30 poin atau 0,21% menjadi Rp14.430 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp14.398 per USD hingga Rp14.475 per USD.

 Hari ini, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI 7-Day RR Rate). Dengan demikian, suku bunga acuan kini tetap berada di level 5,25%.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Terdepresiasi 50 Poin

Dengan demikian ini menjadi yang pertama BI menahan suku bunga acuan, setelah sebelumnya tiga kali menaikkan suku bunga acuan sebanyak 100 basis points (bps) dalam dua bulan terakhir. Adapun suku bunga Deposit Facility (DF) tetap pada level 4,5% dan Lending Facility (LF) pada level 6%, berlaku efektif sejak 19 Juli 2018.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 18-19 Juli 2018 memutuskan untuk menahan BI 7-day Reverse Repo Rate di level 5,25%” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Kantor Pusat BI.