SOLID GOLD BERJANGKA – diperankan oleh Nicolas Saputra — di film Ada Apa Dengan Cinta 2 seringkali mengalungkan sebuah kamera di lehernya, yaitu Fuji X-T10. Dan hal tersebut diklaim membuat penjualan kamera Fuji meroket.

“Penjualan kami sangat meningkat setelah film AADC 2 tayang. Di situ Rangga pakai X-T10 kan,” ujar Wawan Setiawan, Electronic Imaging Sales Manager Fujifilm Indonesia saat X-T2 Expedition di Pulau Komodo, Rabu (24/8/2016).

Meski tak menyebutkan sebesar apa peningkatan itu, Fuji memang sudah menguasai pasar mirrorless di Indonesia. Data dari JfK menyebutkan pada Q1 2016, pangsa pasar Fuji di Indonesia tercatat sebesar 42%, terbesar di ranah penjualan kamera mirrorless.

X-T10 adalah kamera mirrorless dengan bodi mirip X-T1 yang gayanya mirip DSLR. Yaitu mempunyai prisma di bagian tengah atas kamera tempat EVF tersimpan, yang menggunakan panel OLED engan 2,36 juta titik.

Sensor di X-T10 adalah X-Trans II CMOS 16 megapixel dengan prosesor EXR II. Kombinasi sensor dan prosesor yang sama dengan X-T1. Namun ada satu fitur yang tak dimiliki oleh X-T10 jika dibandingkan dengan kakaknya, yaitu weather resistant.

Produk terbaru Fuji yang akan segera dijual di Indonesia adalah X-T2, tepatnya akhir September mendatang. Untuk menguji kemampuan kamera tersebut, Fuji menggelar acara Expedition X-T2 yang dilakukan di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur, 22-25 Agustus 2016.

X-T2 menggunakan sensor serupa dengan X-Pro2, yaitu X-Trans CMOS III APS-C dengan resolusi 24,3 megapixel. Sensor ini ditemani dengan prosesor X anyar yang bisa menghasilkan autofokus yang lebih gegas dan tepat dengan 325 titik, karena menggunakan aloritma yang lebih pintar.

X-T2 juga bisa merekam video 4K dengan frame rate 24, 25 maupun 30 fps. Sementara video 1080p-nya bisa merekam dengan frame rate maksimal 60 fps. Durasi rekaman 4K adalah 10 menit dan 15 menit pada resolusi 1080p.