SOLID GOLD BERJANGKA – Bank Indonesia (BI) akan mengubah uang rupiah kertas dan logam yang selama ini beredar. Sebab, ada 10 pahlawan yang wajahnya akan masuk di uang rupiah.

“Ya ada perubahan desain,” kata Deputi Gubernur BI, Ronald Waas, kepada SOLID GOLD MAKASSAR, Rabu (14/9/2016).

Desain uang baru ini sejalan dengan rencana BI menerbitkan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hampir semua wajah pahlawan di uang tunai akan diganti, kecuali pecahan Rp 100.000.

Pecahan Rp 100.000 tetap menampilkan wajah dua proklamator RI, yaitu Presiden dan Wakil Presiden Pertama RI, Soekarno dan Mohammad Hatta.

Uang NKRI ini adalah uang yang ditandatangani oleh Gubernur BI dan Menteri Keuangan (Menkeu). Selama ini uang rupiah yang beredar hanya ditandatangani oleh Gubernur BI.

Menurut Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Suhaedi, rencana peluncuran uang NKRI ini masih digodok oleh BI.

“Masih kita bahas terus, nanti selengkapnya akan diumumkan oleh Pak Agus (Martowardojo, Gubernur BI),” katanya kepada detikFinance.

Beberapa bulan lalu, Ronald pernah menyebut uang NKRI ini akan diluncurkan di akhir 2016. Berikut daftar para pahlawan yang akan tampil di uang NKRI.

Dengan pertimbangan sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada Pahlawan Nasional, pemerintah memandang perlu mencantumkan gambar pahlawan yang telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas dan Rupiah logam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Atas dasar pertimbangan tersebut, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor: 31 Tahun 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional Sebagai Gambar Utama Pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melansir laman Setkab, Jakarta, Rabu (14/9/2016), Jokowi menandatangani Keppres tersebut pada 5 September 2016. Dalam Keppres tersebut ditetapkan, bahwa:

100. Gambar Pahlawan Nasional Dr. (HC) Ir. Soekarno dan Dr (HC) Drs. Mohammad Hatta sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp100.000.

101. Gambar Pahlawan Nasional Ir. H. Djuanda Kartawidjaja sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp50.000.

102. Gambar Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp20.000.

103. Gambar Pahlawan Nasional Frans Kaisiepo sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp10.000.

104. Gambar Pahlawan Nasional Dr. K.H. Idham Chalid sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp5.000.

105. Gambar Pahlawan Nasional Mohammad Hoesni Thamrin sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp2.000.

106. Gambar Pahlawan Nasional Tjut Meutiah sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp1.000.

107. Gambar Pahlawan Nasional Mr. I Gusti Ketut Pudja sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp1.000.

108. Gambar Pahlawan Nasional Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp500.

109. Gambar Pahlawan Nasional Dr. Tjiptomangunkusumo sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp200.

110. Gambar Pahlawan Nasional Prof.Dr.Ir. Herman Johanes sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp100

“Sesuai dengan gambar dan nama termuat dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Presiden ini,” bunyi Pasal 1 Keppres tersebut.

Menurut Keppres tersebut, penggunaan gambar dan nama Pahlawan Nasional sebagaimana dimaksud telah mendapat persetujuan dari ahli waris masing-masing pahlawan nasional.

“Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” bunyi Pasal 3 Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2016 yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 5 September 2016 itu.