https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 09 18 1791790 historipedia-akhir-drama-di-kapal-pesiar-achille-lauro-saat-pembajak-tuntut-pembebasan-50-militan-palestina-MhG0pUkHB0.jpg

PT SOLID GOLD BERJANGKA – Demi mencapai tujuan organisasinya, teroris kerap kali memilih melakukan pembajakan agar tuntutannya dipenuhi. Salah satu pembajakan terkenal yang tercatat dalam sejarah adalah pembajakan kapal pesiar Italia, Achille Lauro, yang terjadi pada 1985.

Sebagaimana dilansir dari History, Selasa (10/10/2017) pada 7 Oktober 1985, empat teroris asal Palestina bersenjata berat nekat membajak Achille Lauro ketika kapal pesiar itu berlayar di Laut Mediterania. Keempat teroris itu pun menyandera 320 kru kapal pesiar itu beserta 80 penumpangnya.

baca selengkapnya : solid gold  , solid gold berjangka , pt solid gold berjangka

Saat itu, ratusan penumpang lainnya berada dalam kondisi aman karena mereka meninggalkan kapal pesiar itu untuk mengunjungi Kairo serta mengikuti tur menikmati pemandangan paramida Mesir.

Keempat teroris yang mengaku sebagai anggota Palestine Liberation Front itu menuntut pembebasan 50 anggota militan Palestina yang tengah ditahan di Israel. Mereka menegaskan jika tuntutan itu tidak dipatuhi maka keempatnya akan meledakkan kapal Achille Lauro.

Pada 8 Oktober pagi, para teroris itu pun mengancam akan mulai membunuh para penumpang yang berasal dari Inggris. Di saat yang sama, kapal pesiar tersebut berlayar di perairan Suriah dan menuntut untuk bernegosiasi di Pelabuhan Tartus.

Suriah menolak mengizinkan kapal itu berlabuh di wilayahnya dan memicu para teroris untuk meningkatkan ancamannya. Pada sore harinya, mereka menembak mati seorang warga Amerika beragama Yahudi bernama Leon Klinghoffer. Jenazah pria 69 tahun yang berada di kursi roda itu kemudian dibuang ke laut beserta kursi rodanya.

Pimpinan Palestina Liberation Organization (PLO), Yasir Arafat, mengutuk keras pembajakan itu. Pejabat dari PLO yang bekerjasama dengan otoritas Mesir pun berusaha mengakhiri pembajakan itu. Akhirnya dengan rekomendasi dari para negosiator, kapal pesiar tersebut menambatkan jangkar di Pelabuhan Said. Pada 9 Oktober para pembajak menyerahkan diri dan membebaskan para sandera dengan syarat mereka diterbangkan ke lokasi yang aman.

baca selengkapnya : solid gold ,solid gold berjangka  , pt solid gold berjangka

Pada 10 Oktober, keempat teroris itu pun menaiki pesawat Boeing 737 milik EgyptAir bersama anggota Palestine Liberation Fron, Mohammed Abbas, yang turut hadir dalam negosiasi serta pejabat PLO dan sejumlah warga Mesir. Pesawat 737 itu lepas landas dari Kairo pada pukul 16.15 untuk menuju ke Tunisia.

Presiden Amerika Serikat (AS) saat itu, Ronald Reagan, memberikan perintahnya untuk mencegat pesawat itu. Tidak lama kemudian, pesawat tempur F-14 mengudara untuk mengejar dan melacak pesawat tersebut. Jet tempur AS itu terus mengikuti pesawat yang membawa para teroris tersebut.

baca selengkapnya : solid gold , solid gold berjangka , pt solid gold berjangka

Pesawat Boeing 737 yang ditumpangi para teroris itubeberapa kali meminta izin untuk mendarat di sejumlah bandara tapi terus mendapat penolakan. Beberapa pesawat tempur F-14 yang terus mengikuti mereka akhirnya mendekati Boeing 737 itu dan memerintahkannya untuk mendarat di markas udara NATO di Sisilia.

Mendarat pada pukul 18.45, keempat teroris akhirnya ditangkap, sementara Abbas serta penumpang lainnya dibebaskan. Namun pembebasan ini pun memicu kritikan terhadap Amerika Serikat yang dianggap lalai tidak menyelidiki kemungkinan keterlibatan mereka yang dibebaskan itu dalam pembajakan Achille Lauro.

Pengadilan Italia lalu menjatuhkan hukuman penjara 15 hingga 30 tahun kepada tiga anggota teroris tersebut. Sementara itu, satu orang lagi diadili terpisah karena masih di bawah umur. Sedangkan tiga orang lainnya, termasuk Mohammed Abbas, dijatuhi hukuman penjara in absentia seumur hidup karena diungkap menjadi dalang pembajakan tersebut.

Mereka mendapatkan hukuman lebih berat karena dipandang memiliki tujuan politik sepihak dan berbeda dengan para teroris yang dianggap memiliki motif bersifat patriotik. Abbas disebut menjadi dalang karena bertujuan untuk melemahkan kepemimpinan Yasir Arafat pada saat itu.

Baca Juga Artikel Keren & Terupdate Kami Lainnya Di :

blogspot.com

wixsite.com wordpress.com weebly.com blogdetik.com
strikingly.com jigsy.com spruz.com bravesite.com