SOLID GOLD BERJANGKA – Pelaku perampokan dan pembunuhan di SPBU di Cengkareng, Jakarta Barat menggunakan modus ban gembos. Mobil korban, Davidson Tantono ditusuk pakai dua buah besi hingga akhirnya gembos.

“Menurut olah TKP polisi setempat mengatakan Davidson mengalami ban yang sudah ditusuk. Jadi dari awal sudah ada besi di bannya, sehingga angin keluar. Itu ada dua besi, di sebelah kiri belakang,” kata kakak ipar korban, Steve saat ditemui di Heaven Funeral Home, Jalan Pluit Raya 1 No. 2, Penjaringan, Jakut, Sabtu (10/6/2017).

Dia mengatakan, Davidson tetap menjalankan mobilnya ke pom bensin meski merasa mobilnya sudah berat karena bocor. Dipilihnya pom bensin karena dianggap cukup ramai dan aman untuk menambal bannya yang bocor.

Namun, pelaku tetap nekat merampok bahkan hingga menembak Davidson dari jarak dekat. Steve mengatakan, Davidson sudah cukup waspada pada peristiwa yang terjadi Jumat (9/6) siang itu.

“Kata saksi, Pak Davidson itu waktu di pom bensin tidak langsung keluar untuk tambal bannya. Dia cek dulu situasi, tapi masih ada orang yang nekat, empat orang memepet di pom bensin itu setelah Pak Davidson keluar mobil,” ujarnya.

Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Jakbar AKBP Andi Adnan. “Ada dua besi dan itu di kiri belakang. Itu yang membuat ban gembos,” ujarnya saat dikonfirmasi terpisah.

Pada kesempatan pertama olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi membawa mobil Kijang Innova hitam itu sebagai barang bukti untuk penyelidikan kasus lebih lanjut.

Andi mengatakan, polisi masih menyelidiki apakah ada sidik jari dari pelaku di besi yang dipakai untuk menusuk ban tersebut. Saat ini, polisi juga tengah mempelajari rekaman CCTV yang didapatkan setelah dilakukannya olah TKP lanjutan.

“Kita berharap dari informasi CCTV sama kita cocokkan database pelaku kejahatan kita. Lalu kita cocokkan juga dengan saksi-saksi yang sudah kita mintai keterangannya,” ujarnya.

Saat ini, tim gabungan dari Tim Eagle Polres Jakbar dengan tim dari Polda Metro Jaya tengah mengejar pelaku yang diduga berjumlah empat orang tersebut.

Davidson Tantono tewas di SPBU di Jembatan Gantung, Cengkareng, Jakbar setelah ditembak pelaku dari jarak 1 meter. Uang sejumlah Rp 300 juta dibawa oleh pelaku dari dalam mobil Davidson.