https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 02 18 1806907 eksklusif-buka-pintu-untuk-pelajar-indonesia-dubes-iran-kami-siapkan-beasiswa-LH9XOk1Jc5.jpg

PT SOLID GOLD BERJANGKA – Sebagai sesama negara berpenduduk Muslim, tentunya hubungan diplomatik Iran dan Indonesia berjalan baik. Kedua negara telah menjalin relasi sejak 4 abad lalu, saat orang Iran pertama kali menginjakkan kaki di Nusantara.

“Sebagian warga Iran datang melalui jalur laut dari Teluk Persia ke Jawa dan kelompok lainnya, baik pedagang serta pengusaha, mereka datang dari India ke Aceh. Di masa itu, orang-orang Iran kemudian tinggal di Indonesia. Dan tentu saja mereka punya menjalin kerjasama dan koneksi yang baik dengan orang Indonesia,” ujar Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Valiollah Mohammadi.

Di sisi lain, Iran termasuk negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Berdasarkan latar belakang sejarah yang demikian menjadi hal wajar jika Indonesia-Iran berhubungan baik dan menjalin kerjasama dalam berbagai bidang, salah satunya adalah pendidikan.

Kekuatan pendidikan ternama di Iran adalah di bidang sains dan teknologi. Untuk tingkat pendidikan, Iran berada di peringkat 17 dunia dan untuk bidang nano teknologi, Iran di peringkat ke-6. Beruntung bagi para pelajar di Indonesia karena dengan segala keunggulannya itu, Iran menawarkan beasiswa bagi mereka yang ingin mengenyam pendidikan di sana.

“Setiap tahunnya, banyak pelajar dari negara lain datang ke Iran untuk mendapatkan pendidikan dan kami memiliki tiga jenis beasiswa,” kata ayah dua putra itu.

Dubes Valiollah memaparkan, pertama adalah beasiswa penuh yang menunjang semua biaya pendidikan serta akomodasi dan fasilitas dibutuhkan para pelajar asing. Kemudian, ada juga beasiswa setengah penuh yaitu Pemerintah Iran hanya memberi separuh biaya akomodasi dan mencukupi sebagian kebutuhan mereka selama di Iran. Pada beasiswa jenis kedua ini, para pelajardiharuskan membayar tiket penerbangan sendiri.

Kemudian beasiswa jenis ketiga diberikan kepada para pelajar yang datang ke Iran sendiri karena mereka mengetahui kemajuan Iran dalam sains dan teknologi. Biaya kuliah per semester ditanggung universitas, tetapi mereka harus membayar kebutuhan hidup sendiri.

Pemegang gelar master dalam bidang Politik itu menambahkan, Iran terus mendorong minat pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan di negaranya. Salah satunya, berpromosi melalui pameran sains dan teknologi.

“Dua pekan lalu kami ada pameran sains dan teknologi di Iran. Menristekdikti Mohammad Nasir memimpin komite dan berkunjung ke Iran. Ia mendorong adanya lebih banyak beasiswa bagi pelajar antarkedua negara.” tutur Valiollah.

Sebelumnya pada 2016, Pemerintah Iran telah mengundang Indonesia untuk menjalin kerjasama dalam pengembangan pendidikan agama, baik pendidikan tinggi maupun pesantren guna membangun kembali peradaban Islam. Undangan tersebut disambut baik oleh Menteri Agama Lukman Hakim.

Selain bekerjasama di bidang pendidikan, Iran-Indonesia juga menjalin kerjasama di bidang lainnya seperti ekonomi. Valiollah menyebut bahwa kerjasama ekonomi Indonesia-Iran bukanlah kompetisi melainkan hubungan yang saling melengkapi satu sama lain.

Baca Juga Artikel Keren & Terupdate Kami Lainnya Di :

wordpress.com weebly.com blogdetik.com strikingly.com
wixsite.com jigsy.com spruz.com bravesite.com