Indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik melemah 0,07% atau 3,04 poin ke level 4.497,91 pada perdagangan Rabu (18/11/2015). Sementara HP Analytics mengemukakan indeks MSCI Asia Pacific dibuka menguat pagi tadi, didorong oleh penguatan pada saham di bursa Jepang. Mata uang yen melemah terhadap dolar menjelang pertemuan bank sentral Jepang (BOJ). Para investor juga menanti hasil minutes dari the Fed yang akan dirilis hari ini. IHSG hari  diperkirakan bergerak di kisaran 4.4534.545, Rabu (18/11/2015). Rachman Haryanto/detikcom.

PT Solid Gold Berjangka Makassar – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup hijau siang ini. IHSG ditutup menguat 9 poin (0,15%) ke level 5.996.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini berada di level Rp 13.649.

Pada pra perdagangan, IHSG naik 0,9 poin (0,02%) ke level 5.988. Indeks LQ45 menguat 0,8 poin (0,09%) ke 976.

Pada pembukaan perdagangan, Jumat (7/2/2020), IHSG naik 0,4 poin (0,02%) ke level 5.988. Indeks LQ45 melemah 0,5 poin (0,01%) ke 975.

Hingga sesi I berakhir, IHSG menguat 9 poin (0,15%) ke level 5.996. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,9 poin (0,2%) ke level 977.

Perdagangan saham ditransaksikan 198.370 kali dengan nilai Rp 2,2 triliun. Sebanyak 171 saham naik, 162 saham turun, dan 138 saham stagnan.

Pada perdagangan semalam (6/2) bursa saham Wall Street kompak tutup dalam zona hijau, di mana Nasdaq memimpin penguatan sebesar 0.67%, disusul S&P 500 dan Dow Jones yang masing-masing naik sebesar 0.33% dan 0.30%.

Penguatan tersebut sejalan dengan adanya rencana dari pemerintah China untuk memangkas setengah tarif impor atas barang-barang dari Amerika Serikat (AS).

Sementara itu dari domestik sendiri, rilisnya data pengangguran bulan Desember 2019 tercatat sebanyak 202 ribu dari sebelumnya sebanyak 217 ribu atau turun ke level terendah sepanjang sembilan bulan terakhir.

Bursa Asia siang ini mayoritas bergerak negatif, berikut pergerakannya:

  • Indeks Nikkei 225 turun 55 poin ke 23.817
  • Indeks Hang Seng melemah 214 poin ke 27.279
  • Indeks Shanghai turun 17 poin ke 2.849
  • Indeks Strait Times berkurang 23 poin ke 3.208

Dolar AS Menguat ke Rp 13.635

Nilai tukar Dolar (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.635. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan posisi penutupan perdagangan kemarin di level Rp 13.618.

Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Jumat (7/2/2020). Hingga pukul 10.00 WIB, dolar AS terpantau bergerak di rentang Rp 13.625-13.640.

Jika dibandingkan secara point to point terhadap tahun lalu, dolar AS bergerak di rentang Rp 13.565-14.525. Dolar AS betah di bawah level Rp 14.000 sejak pertengahan Desember 2019.

Dari data RTI, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah pagi ini ada di level Rp 13.649. Angka ini tercatat menguat 29 poin atau 0,21%.

Dolar AS pagi ini paling unggul terhadap baht Thailand, ringgit Malaysia, dan dolar Australia. Dan paling lemah terhadap poundsterling, yen Jepang, dan dolar Hong Kong.

Sementara rupiah pagi ini paling lemah terhadap poundsterling, dolar Hong Kong, dan yen Jepang. Dan paling unggul terhadap baht Thailand, ringgit Malaysia, dan dolar Australia.