SOLID GOLD BERJANGKA – Di akhir perdagangan bursa Hong Kong Selasa (24/01), indeks Hang Seng ditutup naik 51,34 poin, atau 0,22 persen pada 22949.86. Saham-saham Hong Kong menguat pada hari Selasa, dipimpin oleh sektor sumber daya yang solid setelah mata uang dollar AS yang lebih lemah yang berasal dari sikap proteksionis Presiden Donald Trump mengurangi biaya untuk perusahaan-perusahaan untuk impor bahan baku.

Dolar AS melemah mencapai tujuh minggu terendah terhadap sekeranjang mata uang utama pada hari Senin.

Indeks pelacakan saham sumber daya menguat 4,1 persen.

Saham penambang daratan juga membukukan kinerja yang solid setelah kontrak berjangka Coke rally sekitar 3,7 persen pada penutupan.

Saham Shenhua Energy Co Ltd dan Yanzhou Coal Mining Company Limited naik masing-masing sekitar 2,5 persen dan 5,4 persen.

Pembuat kertas berat yang bergantung pada impor Nine Dragons Paper Holdings Ltd melonjak lebih dari 10 persen.

Sikap proteksionis Trump menurunkan dolar dan memberikan beberapa dukungan untuk saham sumber daya, tapi tetap berhati-hati tentang rintangan pada arus masuk modal ke Hong Kong dari kenaikan yang diharapkan pada suku bunga AS tahun ini.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng terpantau naik 35,00 poin atau 0,15 persen pada 22,932,00 naik dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 22,897.00.

Analyst SOLID GOLD BERJANGKA memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Hang Seng akan bergerak positif bursa Wall Street berakhir naik nanti malam. Juga akan mencermati pergerakan harga minyak mentah. Secara teknikal Indeks Hang Seng akan bergerak dalam kisaran Support 22,450-21,951, dan kisaran Resistance 23,461-23,957.