SOLID GOLD BERJANGKA – Hasil survei Center Strategic and International Studies (CSIS) yang dipublikasikan hari ini menyebutkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla menunjukkan trend kenaikan. Bila di tahun pertama tingkat kepuasan di angka 50,6 persen, di tahun kedua ini naik menjadi 66,5 persen.

Ada fakta lain dari hasil survei CSIS tersebut, yakni 89 persen masyarakat mengaku bahagia dengan kehidupan yang mereka jalani saat ini. Padahal separuh dari mereka tahu bahwa pencapaian pekerjaan pribadi sekarang ini sama dengan 5 tahun lalu.

“Meskipun setengah dari publik mengaku pencapaian pekerjaan probadi sama saja dibandingkan 5 tahun yang lalu, namun mayoritas yakni 89 persen mengaku bahagia dengan kehidupan yang tengah mereka jalani saat ini,” kata Ketua Departemen Politik dan Hubungan International CSIS, Vidhyandika Perkasa, di Auditorium CSIS, Jalan Tanah Abang III, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/3016).

Fakta lainnya adalah sebanyak 70,9 persen publik mengaku optimistis dalam menjalani kehidupan dalam 5 tahun yang akan datang. Masyarakat pedesaan, kata Vidhyandika, lebih bahagia dan optimis dengan kepemimpinan Jokowi-JK dalam dua tahun ini.

Survei CSIS dilakukan pada tanggal 8-15 Agustus 2016 dengan 1000 responden secara acak (random sampling) dari 34 provinsi di Indonesia. Responden adalah masyarakat Indonesia yang sudah memiliki hak pilih. Margin of error dari survei ini sebesar 3,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Rilis hasil survei hari ini bertajuk “Seberapa optimiskah publik terhadap kinerja, pogram dan kebijakan Jokowi-Jusuf Kalla pada tahun kedua?”.

Rilis ini menghadirkan beberapa pembicara yaitu Ahmad Basarah (PDI Perjuangan), Nurul Arifin (Golkar), Philips J Vermonte (Direktur Eksekutif CSIS) dan Vidhyandika Perkasa (Ketua Departemen Politik dan Hubungan International CSIS).