Presiden Jokowi tampak sangat semringah saat menutup perdagangan saham tahunan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bahkan IHSG sempat sentuh rekor intraday di 6.368.

PT Solid Gold Berjangka Makassar – Nilai tukar Dolar Amerika Srika (AS) terhadap rupiah cenderung melemah dalam sepekan terakhir. Nilai tukar Dolar AS tercatat melemah 0,8% dalam seminggu.

Dari grafik yang ditunjukkan, nilai tukar Dolar AS sejak seminggu terakhir cenderung mengalami penurunan. Mata uang Paman Sam terus bergerak ke bawah setelah mencapai level Rp 14.800-an.

Bagaimana dengan hari ini?

Namun jika ditarik dalam sepekan terakhir, mata uang Paman Sam tercatat melemah 0,8% terhadap rupiah. Begitu juga dibandingkan sebulan terakhir, nilai tukar dolar AS melemah 0,2% terhadap rupiah.

Dolar AS hingga pukul 09.15 WIB terpantau bergerak di level Rp 14.620-14.667. Adapun dolar AS pada perdagangan hari ini dibuka di level Rp 14.632.

Dari data perdagangan Reuters, dolar AS pagi ini ada di level Rp 14.630. Pergerakannya hingga pagi ini ada di rentang Rp 14.630-14.650.

Pagi ini dolar AS juga tercatat unggul terhadap dolar Australia, euro, poundsterling, yen Jepang, baht Thailand, dan dolar Taiwan. Dolar AS paling kuat tertekan oleh won Korsel dan yuan China.

Mengutip data RTI, Jumat (28/8/2020), nilai tukar dolar AS terhadap rupiah pagi ini ada di level Rp 14.648. Angka tersebut tercatat menguat 16 poin atau 0,11%.

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Stagnan

PT Solid Gold Berjangka Makassar – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka hijau. IHSG naik 2,9 poin (0,06%) ke 5.374.

Sedangkan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini ada di level Rp 14.630.

IHSG cenderung bergerak stagnan pada pembukaan pagi ini, Jumat (28/8/2020). Sedangkan indeks LQ45 melemah 0,1 poin (0,01%) ke 852.

Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 28,492.27 (+0.57%), NASDAQ ditutup 11,625.34 (-0.34%), S&P 500 ditutup 3,484.55 (+0.17%). Bursa saham US ditutup bercampur, index S&P500 sempat mencapai all time high baru di atas 3,500 untuk pertama kalinya.

Peningkatan tersebut didorong oleh kebijakan dari The Fed untuk mengubah peraturan secara besar dan mempercepat inflasi serta pemberi kerja mampu menyangga ekonomi. The Fed akan mendorong inflasi hingga melebihi target 2% untuk beberapa saat yaitu pada kisaran 2.25 – 2.5%. Investor akan kembali memantau data ekonomi seperti customer spending.

Mayoritas Bursa Asia bergerak hijau pagi ini. Berikut pergerakan bursa Asia:

  • Indeks Nikkei 225 naik 66 poin ke 23.275
  • Indeks Hang Seng menguat 151 poin ke 25.429
  • Indeks Shanghai bertambah 7 poin ke 3.357
  • Indeks Strait Times terkerek 1,6 poin ke 2.557