SOLID GOLD BERJANGKA – Kekayaan alam dan budaya Indonesia kembali dieksplorasi Itang Yunasz. Dalam koleksi spring/summer terbarunya yang bertajuk Cindramata, Itang menampilkan bukan hanya satu namun empat etnik khas Tanah Air. Mulai dari Bali, Kalimantan, Jambi, hingga Padang. Rangkaian busana muslimah ready to wear tersebut pun dihadirkan modern.

Nuansa Bali hadir berupa motif bunga yang dihadirkan dengan ukuran lebih besar. Corak itu pun kemudian dipadukan dengan motif garis dalam palet nude dan hitam. Selain dari Bali, corak dalam busana Itang juga berasal dari tikar khas Kalimantan. Motif itu pun dibuat sebagai latar bunga Bali bernuansa pink-hijau emerald.

Jambi juga tak luput dari inspirasi Itang. Kali ini tenun Jambi yang ditampilkan berpalet coral pink sehingga tampilan koleksi tampak modern. Adapun songket Padang hitam-emas yang kerap ‘ditabrakkan’ dengan motif grafis. Semua corak dan warna itu pun berpadu dengan harmonis dan tidak terlalu ramai.

Meski banyak mengeksplorasi budaya lokal, sebanyak 36 tampilan pun dihadirkan dengan detail-detail yang tren saat ini, seperti ruffles, lipit, hingga tassel. Aksen itu diterapkan pada berbagai variasi busana, seperti dress berpotongan flare, tunik, celana panjang, kulot, rok panjang, outerwear, hingga boxy jacket. Itang pun menggunakan material, seperti satin, chiffon, dan twill buches.

Di sekuen pertama, Itang banyak menampilkan busana bernuansa cokelat yang bermotif bunga dan grafis. Beberapa tampak cantik dengan aksen serba layering, ruffle di bagian hemnya, ikat pinggang, hingga aplikasi kupu-kupu. Misalnya saja gamis motif bunga khas kain Bali dengan ikat pinggang merah.

Selanjutnya, busana dengan warna yang lebih terang dipamerkan. Sebuah atasan warna pink dihadirkan flowy dan asimetris tampak feminin. Adapun yang bermotif floral dan dipadukan dengan celana grafis. Sedangkan setelan blouse-celana panjang terlihat urban dengan penerapan outerwear. Sementara blouse hijau tampil segar ketika dipadukan dengan rok maski bermotif garis kaya warna.