SOLID GOLD BERJANGKA – Samsung tak hanya ingin membuat ekosistem virtual reality (VR) semakin mapan. Perusahaan asal Korea Selatan ini juga bercita-cita memperluas dukungan perangkat ekosistem VR-nya, termasuk Gear 360, ke lebih banyak platform.

“Sejauh ini Gear 360 memang cuma connect ke seri flagship kita. Gakmenutup kemungkinan akan dirilis ke non Android atau ke A series,” kata Product Marketing Manager for Tablet & Wearables Samsung Indonesia Seto Anggoro, di acara #360Stories Media Training, Lembang, Bandung.

“Saya sendiri ingin Gear 360 bisa di-extend sampai ke A series supaya lebihwide connectivity-nya,” sambungnya.

Rencana ini memang sudah pernah disebutkan sebelumnya oleh sejumlah eksekutif Samsung lainnya. Saat peluncuran New Gear VR misalnya, Marketing Director IM Bussines Samsung Indonesia Vebbyna Kaunang menyebutkan, Samsung berupaya menawarkan full ekosistem VR.

Full ekosistem VR memang baru Samsung yang menyediakan full experience. Rencananya dukungan VR ini juga akan diturunkan ke (Galaxy) A series, karena targetnya memang generasi milenial, untuk mereka nantinya connect ke Gear 360,” sebutnya.

Kapan rencana tersebut direalisasikan? Sejauh ini Samsung tidak menyebutkan secara detail mengenai hal tersebut. Yang jelas, dengan tren konten 360 derajat yang mulai marak, Samsung berusaha menangkap kesempatan dengan menawarkan perangkat yang lengkap.

“Tujuan kita menghadirkan Gear 360 adalah untuk melengkapi ekosistem Galaxy untuk virtual reality. Sebelumnya Samsung juga sudah ada Gear VR,” kata Seto.

Diakui Seto, dengan maraknya perkembangan teknologi VR dan platform 360 derajat, membuat kebutuhan akan pembuatan konten ini juga meningkat. Sayangnya, proses pembuatan konten foto atau video 360 derajat memiliki kerumitan tersendiri baik dari segi pengaturan kamera maupun proses stitching-nya. Itu sebabnya, Gear 360 hadir berupaya menawarkan kemudahan membuat konten 360 derajat.

“Cara menggunakannya mudah. Setiap momen pada setiap angle dapat ditangkap dengan satu kali klik. Hasilnya bisa langsung di-edit dan di-share di jejaring sosial yang telah mendukung platform 360,” sebutnya.