PT Solid Gold Berjangka | Harga Emas Turun, Investor Beralih ke Aset Berisiko seperti Saham

https: img.okezone.com content 2021 10 27 320 2492284 harga-emas-turun-investor-beralih-ke-aset-berisiko-seperti-saham-XFGaV1PWoz.jpg

PT Solid Gold Berjangka – Harga emas menurun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas tertekan menguatnya dolar AS dan positifnya laporan laba perusahaan mendorong selera investor terhadap aset-aset berisiko. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange menurun USD13,4 atau 0,74% menjadi USD1.793,40 per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (25/10/2021), emas berjangka naik USD10,5 atau 0,58% menjadi USD1.806,80.

“Pergerakan ekuitas yang lebih kuat dari perkiraan, dengan banyak (laporan) laba, mengambil sedikit emas pagi ini,” kata Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures, Bob Haberkorn, dikutip dari Antara, Rabu (27/10/2021). Selain itu, laba dari perusahaan-perusahaan teknologi mendorong indeks acuan S&P 500 ke rekor tertinggi selama sesi. Hal ini pun menghilangkan kilau emas sebagai aset safe-haven.

Daya tarik emas juga meredup bagi investor yang memegang mata uang lainnya, karena indeks dolar menguat 0,1%. Haberkorn mengatakan beberapa pedagang emas dapat membukukan keuntungan dari pergerakan naik baru-baru ini, “dengan ekuitas sekuat mereka.”

Harga emas menurun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas tertekan menguatnya dolar AS dan positifnya laporan laba perusahaan mendorong selera investor terhadap aset-aset berisiko. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange menurun USD13,4 atau 0,74% menjadi USD1.793,40 per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (25/10/2021), emas berjangka naik USD10,5 atau 0,58% menjadi USD1.806,80.

“Pergerakan ekuitas yang lebih kuat dari perkiraan, dengan banyak (laporan) laba, mengambil sedikit emas pagi ini,” kata Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures, Bob Haberkorn, dikutip dari Antara, Rabu (27/10/2021). Selain itu, laba dari perusahaan-perusahaan teknologi mendorong indeks acuan S&P 500 ke rekor tertinggi selama sesi. Hal ini pun menghilangkan kilau emas sebagai aset safe-haven.

Meski demikian, penurunan emas saat ini hanyalah koreksi turun rutin dalam tren naik yang tetap dalam grafik batang harian. Di mana sebelumnya, harga emas telah sally sekitar 2,5% selama lima sesi terakhir, didukung oleh kekhawatiran atas inflasi dan ketidakpastian atas langkah-langkah apa yang akan diambil bank sentral untuk memerangi kenaikan harga. Adapun pergerakan logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 50,4 sen atau 2,05% menjadi USD24,088 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun USD30,9 atau 2,9% menjadi USD1.032,9 per ounce – PT Solid Gold Berjangka