SOLID GOLD BERJANGKA – Ada pendapat di kalangan ahli menyebut bahwa manusia di zaman modern hidup lebih higienis dan membuat ragam bakteri yang berinteraksi dengan kita semakin sedikit. Akibatnya tubuh manusia menjadi tak terbiasa dengan berbagai hal dan ini yang disebut jadi pemicu kenaikan kasus alergi.

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan oleh peneliti di konferensi European Respiratory Society memperkuat pendapat tersebut setelah melihat data dari sekitar 400 ribu orang. Diketahui mereka yang terpapar antibiotik sejak masih bayi ketika dewasanya akan lebih mungkin terkena reaksi alergi dalam gejala bentuk eksim dan rhinitis.

Dikutip dari Reuters, pemimpin studi Fariba Ahmadizar dari Utrecht University, Belanda, mengatakan antibiotik kemungkinan menggangu sistem imun dengan menghambat pertumbuhan bakteri baik dalam perut.

Ketika bayi di bawah dua tahun sudah dikenalkan antibotik maka risiko untuk eksim ketika dewasa meningkat dari yang tadinya 15 persen jadi 41 persen. Sementara itu untuk rhinitis risikonya bisa meningkat dari 14 persen menjadi 56 persen.

Asosiasi risiko tersebut dilaporkan akan semakin kuat apabila individu menggunakan lebih dari satu jenis terapi antibiotik.

Spesialis anak dr Adam Finn dari University of Bristol berkomentar bahwa studi semakin menambahkan bukti bahwa kita harus menggunakan antibiotik dengan hati-hati. Selain berhubungan dengan alergi, ahli juga khawatir dengan semakin maraknya bakteri yang membangun kekebalan terhadap obat.