https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 21 207 1817793 okezone-story-kesuksesan-sosok-eric-schmidt-yang-malang-melintang-di-perusahaan-teknologi-d8hFZdSLfL.jpg

PT SOLID GOLD BERJANGKA – Nama Eric Schmidt sudah tak asing lagi di bisnis teknologi dunia. Ia pernah menjabat di posisi penting perusahaan teknologi seperti Google dan Apple. Selain itu, ia juga pernah bekerja di perusahaan teknologi lainnya seperti Byzromotti Design, Bell Labs, Zilog, dan Xerox Palo Alto Research Center (PARC).

Schmidt dilahirkan di Fall Church, Virginia pada 27 April 1955. Ia merupakan lulusan Princeton University, UC Berkeley. Karirnya manajerialnya dimulai saat ia bekerja di Sun Microsystems pada 1983 sebagai software manager. Di sini karier Schmidt terus menanjak.

Ia pernah menjadi direktur rekayasa perangkat lunak, wakil presiden dan manajer umum divisi produk perangkat lunak, wakil presiden kelompok sistem umum, hingga menjadi presiden Sun Technology Enterprises.

Kemudian pada 1997, ia menjadi CEO dan Chairman dewan Novell. Namun di perusahaan tersebut langkahnya sempat tercoreng karena gagal mempertahankan bisnis. Ia pun hengkang setelah akuisisi Cambridge Technology Partners.

 Meski demikian, peningakatan karier Schmidt menarik perhatian pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin. Keduanya lantas melakukan wawancara terhadap Schmidt, hingga akhirnya dipilih menjadi CEO Google pada 2001. Saat itu Google masih di bawah bimbingan John Doerr dan Michael Moritz.

Menurut Google, tanggung jawab pekerjaan Schmidt mencakup “membangun infrastruktur perusahaan yang dibutuhkan untuk mempertahankan pertumbuhan Google yang cepat sebagai perusahaan dan memastikan kualitas tetap tinggi sementara waktu siklus pengembangan produk dijaga seminimal mungkin.”

Pada 2007, PC World menempatkan Schmidt sebagai yang pertama dalam daftar 50 orang terpenting di Web, bersama dengan pendiri Google Page dan Brin.

Namun pada 28 Agustus 2006, Schmidt terpilih menjadi anggota dewan komisaris Apple Inc. Ia pun memiliki peran ganda di dua perusahaan selama tiga tahun. Pada 2009, ia hengkang dari Apple dan lebih memilih bekerja di Google.

Jabatan Schmidt sebagai CEO Google berakhir pada 2011. Ia digantikan oleh pendiri Google, Larry Page hingga kini. Meski demikian, Schmidt masih memegang peran penting di Google, yakni sebagai Executive Chairman di Alphabet, induk perusahaan Google.

Pada 2017 ini, Forbes menempatkan pria bernama lengkap Eric Emerson Schmidt itu berada di ke 119 sebagai orang terkaya di dunia. Kekayaan Schmidt diperkirakan mencapai USD11,1 miliar atau Rp150 triliun.