SOLID GOLD BERJANGKA – Olimpiade 2016 Rio de Janeiro rampung digelar dan memunculkan Amerika Serikat sebagai juara umum. Sederet catatan menarik terangkum dalam angka dari ajang tersebut.

Olimpiade Rio resmi dibuka 5 Agustus. Amerika Serikat sudah menunjukkan dominasinya sejak awal. Pada ekhir episode gelaran olahraga paling akbar sejagat itu, AS berhasil menjadi juara umum dengan koleksi 46 medali emas, 37 perak, dan 38 perunggu. Britania Raya menempati posisi kedua dengan 67 medali (27 emas, 23 perak, 17 perunggu). China berada di urutan ketiga dengan 70 medali (26 emas, 18 perak, 26 perunggu).

Indonesia menutup Olimpiade dengan berada di urutan ke-46 dengan raihan satu medali emas dan dua perak. Bulutangkis dan angkat besi masih menjadi lumbung medali untuk mengembalikan tradisi emas yang pernah dicatatkan kontingen ‘Merah Putih’.

Selain itu, negara-negara lain mencatatkan hasil-hasil bagus dengan berhasil meraih emas untuk pertama kalinya. Usain Bolt dan Michael Phelps secara individu juga berhasil membetot perhatian dunia dengan pencapaian mereka.

Berikut catatan menarik dari Olimpiade 2016 Rio dalam angka:

205 – Jumlah komite olimpiade yang terlibat dengan Kosovo dan Sudan untuk pertama kalinya ambil bagian. Juga ada kontingen pengungsi serta kontingen atlet olimpiade independen.

11.303 – Atlet yang berpartisipasi dalam Olimpaide 2016 dengan lebih dari 45% adalah atlet putri.

487 – Atlet dari Youth Olympic Games ambil bagian di Rio ini dengan 60 di antaranya berhasil meraih medali (14 atlet sukses mengantongi medali emas).

46 – Emas Amerika Serikat membuat mereka tampil sebagai juara umum di Olimpiade Rio 2016. Total AS total 121 medali, dengan rincian 46 medali emas, 37 perak, dan 38 perunggu. Britania Raya menempati posisi kedua dengan 67 medali (27 emas, 23 perak, 17 perunggu). China berada di urutan ketiga dengan 70 medali (26 emas, 18 perak, 26 perunggu).

1 – Emas dan 2 perak diraih Indonesia pada Olimpiade 2016 Rio dengan menempati posisi ke-46. Emas disumbangkan oleh ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dari cabang bulutangkis, sedangkan dua perak disumbangkan oleh Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni Agustiani dari cabang angkat besi.

23 – Medali emas yang dimiliki perenang Amerika Serikat, Michael Phelps, sejak dia mengikuti Olimpiade 2000 Sydney. Jika dia adalah sebuah negara, Phepls akan berada di urutan ke-16 dalam klasemen umum di Rio. Spanyol dengan raihan 21 emas pun kalah dari Phelps. Dengan hitungan dari Olimpiade Sydney tahun 2000 Amerika Serikat menempati urutan pertama dengan 197 emas, China mengikuti di peringkat kedua dengan raihan 175 emas. Urutan ketiga diduduki Britania Raya dengan perolehan 124 emas.

9 – Sprinter Jamaika, Usain Bolt, meraih tiga medali emas untuk tiga nomor berbeda (100 meter, 200 meter, dan estafet 4×100 meter) dari tiga Olimpiade beruntun (2008, 2012, 2016) pada nomor lari yang identik. Rekor itu membuat Bolt menyusul sprinter dan atlet lompat jauh AS Carl Lewis dan pelari jarak jauh Finlandia Paavo Nurmi, sebagai atlet atletik yang mampu menyabet sembilan medali emas Olimpiade.

10 – Negara meraih medali emas pertama. Yakni, Singapura dari cabang olahraga renang, Bahrain (lari halang rintang), Fiji (rugbi), kontingen independen (menembak), Pantai Gading (taekwondo), Jordania (taekwondo), Kosovo (judo), Puerto Riko (tenis), Tajikistan (lempar lembing), Vietnam (menembak).

7 – Terjadi rekor-rekor dunia baru dari tujuh cabang olahraga: panahan, atletik, modern pentatlon (pancalomba), menembak, renang, balap sepeda, dan angkat besi.