SOLID GOLD BERJANGKA – The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) pada tanggal 16-17 September 2016 menggelar program pendidikan dan ujian sertifikasi Wakil Perantara Pedagang Efek Pemasaran Terbatas (WPPE-PT). Acara ini diselenggarakan serentak di tiga kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

WPPE-PT adalah perantara pedagang efek yang khusus menawarkan produk investasi pasar modal kepada calon investor. Profesi yang kerap disebut sebagai broker ini semakin dibutuhkan di tengah meningkatnya pertumbuhan investasi di pasar modal Indonesia.

“Ini merupakan kesempatan bagi semua masyarakat Indonesia yang ingin terlibat lebih dalam di dunia pasar modal untuk memperoleh izin bagi kegiatan mereka di pemasaran efek. Ini juga kita harapkan memberikan efek multiplier yang besar bagi perkembangan pasar modal ke depan dan juga bagi penyediaan lapangan kerja,” jelas Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Samsul Hidayat di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (16/9/2016).

Dengan bertambahnya perantara efek di industri pasar modal diharapkan akses investasi BEI akan semakin mudah. Jumlah investor yang menanamkan dananya di BEI juga diharapkan bertambah.

“Dengan semakin bertambahnya jumlah pemegang licensedmaka aktivitas perdagangan akan semakin banyak diakses oleh banyak investor,” kata Samsul.

Untuk mengikuti pendidikan dan ujian WPPE-PT, peserta minimal sudah menyelesaikan pendidikannya di tingkat universitas dengan tingkat Strata-I. Kemudian calon peserta wajib menyetorkan uangnya ke TICMI untuk membayar biaya pendidikan dan ujian serta biaya sertifikat.

“Persyaratannya ada pendidikan, membayar uang pendidikan kemudian nanti ada biaya licensing-nya. Di bawah Rp 1 juta lah,” terang Samsul.

Setelah mendapatkan sertifikat WPPE-PT, broker pemasaran efek selanjutnya dapat meningkatkan keahlian mereka ke tingkat selanjutnya dengan mengikuti pendidikan dan ujian WPPE.

“Selanjutnya nanti mereka bisa meningkatkan license mereka jadi pemasaran dan lagi jadi WPPE,” tutup Samsul.