SOLID GOLD BERJANGKA – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ‘Mapay Lembur’ di wilayah Kelurahan Pulosari, Kecamatan Bandung Wetan. Salah satu yang disorotinya, toilet umum.

Penduduk di kawasan tersebut sangat padat. Mereka hidup di gang-gang sempit. Tak ada jarak antara tetangga samping rumah. Dengan tetangga depan pun hanya berjarak 50 hingga 70 meter.

Banyak warga yang tidak mempunyai kamar mandi di rumahnya, sehingga mereka masih memanfaatkan toilet umum yang banyak berada di bantaran Sungai Cikapundung. Kondisi kamar mandi sudah jauh dari layak. Lumut melekan di tembok serta pintu yang sudah keropos dimakan rayap.

Sementara untuk keperluan sehari-hari, warga masih memanfaatkan sumur umum. Airnya bening, namun warga tidak menggunakannya untuk minum.

Melihat kondisi terseut Emil, sapaan karib Ridwan Kamil, meminta kepada RW setempat untuk bebenah. Menuru Emil, meski toilet, harus tetap dipercantik dan tidak kumuh.

“Pak RW, saya nitip ini ya ditata. Eta sampah ulah kitu (itu sampah jangan seperti itu. Bersihkeun (bersihkan),” kata Emil.

Soal pendanaan, Emil menyarankan kepada Irwan, selaku Ketua RW 15 agar membuat proposal dan mengajukan kepada PDAM.

“Ngadamel proposal weh Pa RW ngke ka PDAM (bikin proposal saja Pak RW, nanti ajukan ke PDAM),” ucap Emil.

Seperti biasa saat mapay lembur, Emil juga membawa pakaian dan wafer cokelat untuk dibagikan kepada warga. Di sela meninjau, Emil menempatkan diri menyapa warga sambil memberikan pakaian untuk ibu-ibu, dan wafer cokelat untuk anak kecil.