BANDARA KARTANEGARA

PT SOLID GOLD BERJANGKA – Pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa barat terus dikebut. BUMD PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (PT BIJB) memastikan progres pembangunan fisik Bandara Kertajati makin signifikan.

Direktur Utama PT BIJB, Virda Dimas Ekaputra, mengatakan per 26 Agustus 2017, pembangunan sisi udara yang menjadi kewenangan pusat serta darat yang menjadi tanggung jawab pihaknya, sudah berjalan sesuai target.

“Alhamdulillah sisi udara sudah memulai pekerjaan untuk pembuatan RESA (runway end safety area). Selain itu sisi udara juga sudah memulai kegiatan penyambungan cross taxiway dan apron, sehingga tersambung,” kata Virda dalam keterangan tertulis

BANDARA KARTANEGARA 1

Saat ini, pihak Airnav juga sudah mulai memasang fasad di towernya. Menara navigasi ini dipastikan menarik mengingat fasad yang dibangun akan berbentuk kujang, senjata asli Sunda.

“Main power house juga sudah dipasang 6 genset berkapasitas 12 megawatt,” tuturnya.

Di lapangan sekarang tengah berlangsung pembangunan jalan kawasan sisi udara. Sementara untuk sisi darat Virda menuturkan terminal utama sudah ditembok bahkan sudah di plester.

“Lantai dasar sudah mulai dikeramik. Pemasangan plafond sudah dimulai,” paparnya.

BANDARA KARTANEGARA 3

Satu persatu kelengkapan di dalam terminal pun diselesaikan. Antara lain fasilitas toilet yang sudah selesai dibangun dilengkapi fasilitas untuk difable dan nursery room.

“Ducting (kabel) AC sudah dipasang,” katanya.

Lantas ada penyelesaian lain seperti rangka baja boarding lounge sudah dipasang, kemudian persiapan pemasangan rangka baja terminal utama.

“Baja baja rangka terminal utama sedang disiapkan. Ramp simpang susun, dropzone ada di lantai. Semoga pembangunan berjalan dengan lancar dan sukses,” pungkasnya.

Seperti diketahui Bandara Kertajati memiliki nilai investasi hingga Rp 2,6 triliun. Hingga Agustus ini progres pembangunannya sudah mencapai 52,7%. Diharapkan November 2017 mendatang proses pembangunan telah rampung, dan mulai bisa diuji coba pada Februari 2018, serta mampu dioperasikan pada Juni 2018.