SOLID GOLD BERJANGKA – Dua mahasiswi Indonesia sempat ditahan oleh pemerintah Turki karena dicurigai berkaitan dengan kelompok yang hendak lakukan kudeta. Kini kedua mahasiswi itu telah dibebaskan.

“Alhamdullillah, puji syukur, bahwa dua mahasiswi Indonesia yang ditahan di Kota Bursa sudah dibebaskan dan telah tiba di Wisma Indonesia di Ankara semalam pukul 23.00,” kata Menlu Retno LP Marsudi kepada wartawan, Jumat (26/8/2016).

Kedua mahasiswi itu ditahan karena kebetulan tinggal di asrama yang digeledah pemerintah Turki. Kemlu kemudian memberikan bantuan hukum kepada kedua mahasiswi penerima beasiswa itu.

Sebelumnya Menlu juga sudah melakukan video conference dengan KBRI Ankara dan KJRI Istanbul untuk berkoordinasi. Retno meminta data-data tentang WNI penerima beasiswa di Turki untuk keperluan pendataan.

Seperti diketahui di Turki sempat ada percobaan kudeta pada 16 Juli 2016. Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan kemudian menuduh ulama Fethullah Gulen sebagai dalangnya yang kemudian memunculkan tanda tanya.

Sebanyak 161 orang tewas dan 1.440 lainnya luka-luka akibat peristiwa tersebut. Ribuan pejabat dan aparat Turki juga dicopot dari jabatannya karena dituduh berkaitan dengan upaya kudeta.

Kedua mahasiswi itu ditahan karena kebetulan tinggal di asrama yang digeledah pemerintah Turki. Kemlu kemudian memberikan bantuan hukum kepada kedua mahasiswi penerima beasiswa itu.

Sebelumnya Menlu juga sudah melakukan video conference dengan KBRI Ankara dan KJRI Istanbul untuk berkoordinasi. Retno meminta data-data tentang WNI penerima beasiswa di Turki untuk keperluan pendataan.

Seperti diketahui di Turki sempat ada percobaan kudeta pada 16 Juli 2016. Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan kemudian menuduh ulama Fethullah Gulen sebagai dalangnya yang kemudian memunculkan tanda tanya.