SOLID GOLD BERJANGKA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyiapkan instrumen investasi sebesar Rp 300 triliun untuk menampung dana repatriasi dari program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Asmawi Syam dalam kegiatan sosialisasi tax amnesty di Hotel Intercontinental, Hong Kong, Senin (22/8/2016).

“Kami akan menyampaikan peluang investasi yang diperkirakan dicapai hingga Rp 300 triliun, ini tentunya jumlah yang cukup besar untuk membangun Indonesia,” jelasnya.

Asmawi menuturkan, ada beberapa proyek yang siap untuk menampung dana berupa investasi langsung. Di antaranya adalah proyek Tol Trans Jawa dengan nilai sebesar Rp 6 triliun di bawah PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Kemudian proyek refinery milik PT Pertamina (Persero) di Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Investasi langsung misalnya terdapat proyek Pertamina berupa refinery di Balikpapan dengan nilai proyek sebesar US$ 5 miliar. Kesempatan investasi juga diberikan kepada investor UMKM berupa join venture holtikultura estate yang mencakup tanaman buah-buahan ataupun sayur-sayuran dan paket investasi dimulai dari 100 hingga 500 ha,” paparnya.

Khusus untuk pasar modal, ada sekitar 10 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan anak perusahaan BUMN yang akan ditawarkan dengan skema Initial Public Offering (IPO) sampai Rights Issue. Misalnya rencana IPO anak usaha dari PT Hutama Karya (Persero) yaitu HK Realtindo dengan perkiraan penawaran saham Rp 1,4 triliun.

Asmawi menambahkan, sebanyak 26 BUMN juga akan menerbitkan obligasi dengan sebesar Rp 60 triliun. Misalnya PT Angkasa Pura I tahun ini akan menerbitkan obligasi sebesar Rp 3 triliun dan PT Pertamina yang akan menerbitkan global bond sebesar US$ 1,5 miliar.

“PT Pertamina yang akan menerbitkan global bond sebesar US$ 1,5 miliar,” ujar Asmawi.

“Ini adalah pilihan dan peluang investasi yang dapat dimanfaatkan terkait tax amnesty. Tentunya masih banyak yang terbuka baik infrastruktur maupun investasi langsung,” pungkasnya.