PT SOLID GOLD BERJANGKA

PT SOLID GOLD BERJANGKA

PT SOLID GOLD BERJANGKA MAKASSAR – Wall Street dibuka bervariasi pada perdagangan Kamis (21/6/2018). Bursa saham AS masih dibayangi perang dagang antara AS dan China.

Indeks Dow Jones Industrial Average dibuka melemah karena kekhawatiran perang dagang. Sementara itu keuntungan dalam saham teknologi berkapitalisasi besar mampu mengangkat indeks S&P 500 dan Nasdaq.

Melansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 18,59 poin atau 0,08% menjadi 24.639,21. Indeks S&P 500 dibuka lebih tinggi 1,96 poin atau 0,07% ke 2.769,28 dan Nasdaq Composite naik 18,78 poin atau 0,24% menjadi 7.800,30 pada bel pembukaan.

Untuk diketahui, pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump meningkatkan kritiknya terhadap Republik Rakyat China dalam laporan yang diterbitkan Gedung Putih, menyebut “agresi ekonomi” China adalah ancaman dunia.

Laporan setebal 35 halaman berjudul “Bagaimana Agresi Ekonomi China Mengancam Teknologi dan Kekayaan Intelektual Amerika Serikat dan Dunia”, datang sehari setelah Trump mengancam akan menampar impor barang-barang China dengan tarif tambahan 10%. Hal ini telah memicu kembali ketegangan perang dagang.

Gedung Putih mengatakan China telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat dan menjadi negara ekonomi terbesar kedua di dunia, dengan cara yang di luar norma.

“China memodernisasi industri dan meningkatkan rantai nilai global secara signifikan melalui tindakan, kebijakan, dan praktik agresif yang jauh di luar norma dan aturan global,” tulis laporan Gedung Putih dalam pembukaannya.

Laporan tersebut melanjutkan bagaimana praktik-praktik China di Amerika Serikat yang berusaha mengakses dan mencuri teknologi dan kekayaan intelektual Amerika Serikat.

Tindakan “agresi ekonomi” China, menurut laporan tersebut, termasuk pencurian teknologi dan kekayaan intelektual AS secara fisik dan siber, menghindari undang-undang pengetatan ekspor AS, pemalsuan, dan pembajakan.

Wall Street ditutup bergerak dua arah (mixed) dengan indeks Nasdaq berhasil mencatatkan rekor baru.

Indeks Nasdaq mencetak rekor baru karena menguatnya saham-saham teknologi dan konsumen. Sementara, itu, indeks Dow Jones dan S&P 500 dalam bayang-bayang kekhawatiran atas eskalasi dalam perang dagang AS-China yang memanas.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 42,41 poin, atau 0,17% menjadi 24.657,8, indeks S&P 500 naik 4,73 poin atau 0,17% menjadi 2,767.32 dan Nasdaq Composite naik 55,93 poin, atau 0,72% menjadi 7.781,52.

Tercatat, saham-saham yang mendorong kenaikan Nasdaq antara lain saham Facebook naik 2,3%, saham Alphabet, induk usaha Google naik 0,5% dan saham Amazon naik 0,9%.

Saham-saham tersebut menguat lantaran tidak terpengaruh kekhawatiran perang dagang AS-China.

“Sebagian dari itu, pelaku pasar menjual saham dalam beberapa hari terakhir lantaran mereka melihat prioritas tarif,” kata Chief Market Strategist TD Ameritrade JJ Kinahan. Menurutnya, Facebook, Amazon dan Alphabet secara umum tidak tergantung pada tarif impor – PT SOLID GOLD BERJANGKA