SOLID GOLD BERJANGKA – Kabar cukup mengejutkan datang dari WhatsApp. Aplikasi ini disebut akan mulai keluar dari pakemnya sebagai layanan pesan instan. Ke depan WhatsApp mungkin juga bakal bisa dipakai untuk belanja-belanja. Kok?

Pasalnya Facebook berencana membenamkan sistem pembayaran digital di layanan kepunyaannya itu. Bila kabar ini benar, maka WhatsApp menjadi layanan pesan instan kesekian yang menawarkannya. Line dan beberapa layanan pesan lainnya sudah lebih dulu punya sistem pembayaran digital ke pengguna.

Lebih lanjut, Facebook bahkan telah menyiapkan posisi baru untuk orang yang akan menangani sistem pembayaran di WhatsApp. Adapun jabatan yang dimaksud adalah head digital payment atau digital transaction lead.

Tapi awalnya baru di wilayah tertentu jabatan tersebut diberlakukan, tepatnya wilayah Asia Selatan. Atau kalau lebih spesifik lagi India. Ya, sebut saja WhatsApp Pay, kabarnya akan pertama kali diluncurkan di negeri Hindustan tersebut.

Bukannya tanpa alasan WhatsApp memilih India untuk menjajal sistem pembayaran digital di platformnya. Salah satunya adalah jumlah pengguna yang mencapai 200 juta orang. Tapi terlepas dari itu, penarikan mata uang 500 rupee dan 1000 rupee yang dilakukan India pada November 2016 juga disebut-sebut menjadi faktor pertimbangan WhatsApp.

Dengan adanya sistem pembayaran di platformnya, WhatsApp berharap bisa menggantikan fungsi nominal uang yang ditarik oleh Pemerintah India tersebut.

“India merupakan negara penting bagi WhatsApp, dan kami memahami bagaimana kita dapat berkontribusi lebih banyak untuk visi Digital India,” kata juru bicara WhatsApp, seperti dilansir CNN.

Sayang waktu pasti kapan WhatsApp Pay mulai diberlakukan masih belum ada informasinya. Namun sebuah sumber menyebut sistem pembayaran WhatsApp sudah akan hadir dalam 6 bulan ke depan.

Bila melihat alasan di balik rencana kehadiran WhatsApp Pay di India, sepertinya sistem pembayaran digital ini memang tak akan sebatas untuk membeli stiker, tapi benar-benar akan bisa dimanfaatkan untuk berbelanja. Di samping itu WhatsApp sendiri memang belum pernah melakukan monetisasi lewat penjualan stiker.

Seperti apa metode penggunaan WhatsApp Pay? Belum ada informasi yang bisa menjelaskan. Kita nantikan saja.