Satlak Prima Sebut Indonesia Masih Berpeluang Tambah 5 Tiket ke Rio

SOLID GOLD BERJANGKA – Satu bulan setengah menuju Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Achmad Soetjipto, menyebut Indonesia masih berpeluang menambah tiket ke Olimpiade dari yang sebelumnya 25 tiket menjadi 30.

Dalam jumpa pers yang digelar di media center Kemenpora, Jakarta, pada Selasa (21/6/2016), Soetjipto mengatakan dari target tembus 33 atlet, baru 25 atlet yang lolos. Jumlah itu berasal dari cabang panahan 4 orang, bulutangkis (10), atletk (1), angkat besi (7), balap sepeda (1), dan dayung (2).

Pak Tjip –begitu dia disapa– mengatakan masih ada tiga cabang yang saat ini masih akan berjuang di kualifikasi pada bulan Juli mendatang, yaitu voli pantai, renang, dan lari maraton.

Cabang renang akan melakukan kualifikasi di Prancis Terbuka pada 2-3 Juli, sedangkan voli pantai akan bertanding di zona Asia-Ocenia di Australia, 24-26 Juni mendatang. Jika gagal di Australia, voli pantai akan kembali bertanding di Rusia pada ajang World Continental Cup pada 6-10 Juli.

Dari cabang maraton, pelariAgus Prayogo akan memperjuangkan tiket tersebut dengan ikut berlomba di Gold Coast Marathon, Australia, pada 3 Juli mendatang.

“Yang renang berpeluang tiga atlet karena selisih dari waktunya kurang dari satu detik.Tapi jangan salah, kita bisa menambah kekuatan wildcard yang baru diumumkan pada 14 Juli nanti,” kata Pak Tjip.

Di luar itu, Satlak Prima bersama-sama Chef de Mission Olimpiade, Raja Sapta Oktohari, terus mempersiapkan kontingen Indonesia sampai keberangkatan merek, sesuai jadwal masing-masing cabang.

Renang, misalnya, akan berangkat dari Prancis, angkat besi dari Cape Town, dayung dari Amsterdam, bulutangkis dari Kudus lanjut ke Sao Paulo, dan balap sepeda dari Orlando. Sementara sisanya, atletik dan panahan, akan bertolak dari Indonesia pada 27 Juli.

“Kami dipercaya sebagai CdM telah menyiapkan tim yang akan diberangkatkan ke Rio pada 27 Juli mendatang. Hari ini kami akan dikukuhkan, tetapi 85 persen persiapan sudah dilakukan untuk atlet,” kata Okto.

Adapun jadwal kepulangan akan dibagi menjadi dua tahap yakni 15 dan 22 Agustus.

“Sampai saat ini masih ada kualifikasi renang dan voli pantai. Semoga kontingen Indonesia bisa pulang membawa medali emas,” imbuhnya.