Gedung saham New York atau yang dikenal sebagai Bursa Saham Wall Street

Solid Berjangka Makassar – Bursa saham Amerika Serikat Nasdaq dibuka pada rekor tertingginya pada perdagangan Selasa (18/8) ini. Demikian dengan indeks S&P 500 juga mengalami hal serupa, tembus mendekati level tertinggi sepanjang masa.

Dikutip dari data perdagangan Reuters, penguatan kedua indeks saham AS ini ditopang oleh saham e-commerce Amazon.com dan saham teknologi lainnya.

Nasdaq Composite naik 41,03 poin, atau 0,37%, menjadi 11.170,75 pada bel pembukaan. S&P 500 dibuka lebih tinggi sebesar 5,05 poin, atau 0,15%, pada 3.387,04.

Dow Jones Industrial Average naik 8,57 poin, atau 0,03%, dibuka menjadi 27.853,48.

Sementara, tren penguatan Indeks utamaWall Street terus berlanjut pada perdagangan Selasa (18/8) ditopang oleh saham-saham ritel. Perusahaan ritel di AS selama adanya pandemi COVID-19 ini mencatatkan peningkatan pada penjualan mereka. Membuat harga saham perusahaan itu ikut terkerek naik.

Dikutip dari Reuters, saham Home Depot Inc naik 1% setelah mampu membukukan capaian triwulanan yang jauh di atas ekspektasi pasar.

Walmart Inc melaporkan rekor pertumbuhan dalam penjualan online mereka tetapi sahamnya, yang mencapai rekor tertinggi di sesi sebelumnya, pada perdagangan hari ini tergelincir 0,6%.

Saingan Home Depot yang lebih kecil, Lowe’s Cos Inc dan operator supermarket Target Corp juga naik menjelang pendapatan kuartalan mereka pada hari Rabu besok.

“Implikasi yang lebih luas dari apa yang Anda lihat dalam pola pengeluaran adalah bahwa luas pasar akan meningkat mulai saat ini,” kata kepala ekuitas global di PineBridge Investments di New York, Anik Sen dikutip dari Reuters, Selasa (18/8/2020).

RI-Kanada Kerja sama Genjot Eksportir Perempuan

Indonesia dan Kanada menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk mendongkrak produk UMKM tembus ke pasar Kanada. Penandatangan MoU tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan bersama Trade Facilitation Office (TFO) Canada.

“MoU ini merupakan satu lagi upaya untuk kita menjadi lebih dekat untuk mewujudkan tujuan bersama kita membina lingkungan ekonomi yang positif dan mengembangkan hubungan perdagangan dan peluang bisnis ke bisnis, serta untuk memperkuat kapasitas Indonesia untuk mempromosikan produk Indonesia ke pasar Kanada,” ujar Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Selasa (18/8/2020).

Lebih lanjut, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjelaskan, produk-produk yang bakal diekspor ke Kanada adalah produk UMKM milik pengusaha/eksportir perempuan.

“MoU kali ini kita fokus juga IKM-nya itu gender perempuan, jadi eksportir-eksportirnya gender perempuan,” kata Kasan.

Untuk produk yang diekspor adalah produk makanan olahan dan IT. “Yang kita mintakan untuk dilakukan pertama adalah capacity building lalu ada ekspor development-nya melalui teknik latihan tapi juga produknya juga kita ada, mencakup beberapa produk termasuk processed food product lalu ada IT juga,” tambahnya.