Enam Perusahaan China Dikeluarkan Dari Bursa Saham di Australia Di Tahun 2018

Solid Berjangka Makassar – Kekhawatiran akan menyebarnya virus Corona membuat bursa saham China babak belur hingga memberi sentimen negatif pada bursa saham Asia kemarin.

Hari ini, bursa saham China bangkit melawan Virus Corona hingga berdampak baik pada bursa saham Asia, Australia dan AS.

Mengutip CNBC, Selasa (4/2/2020), bursa saham China kembali ke wilayah positif. Perdagangan Asia juga menunjukkan tren hijau. Hal ini karena para investor menimbang kembali dampak ekonomi dari wabah mematikan ini.

Dalam perdagangan Selasa, indeks komposit Shanghai naik sekitar 0,5% dan komponen Shenzhen juga naik 1,25%. Komposit Shenzhen bahkan naik 0,158%. Sementara, Indeks Hang Seng Hong Kong juga melonjak 1,11%.

Di Jepang, bangkitnya China melawan corona berpengaruh pada saham Nikkei 225, yang kembali pulih ke 0,19%. Sementara indeks Topix naik ke 0,33%. Adapun Kospi Korea Selatan saham nya melonjak 1,46%.

Sementara itu, saham di Australia juga mengalami kenaikan dengan S&P / ASX 200 naik ke angka 0,37%. Hal ini juga berpengaruh pada saham Amerika Serikat yang sebelumnya diwarnai aksi jual saham. Dow Jones Industrial Average ditutup 143,78 poin lebih tinggi pada 28.399,81.

Sementara S&P 500 menguat 0,7% mengakhiri perdagangannya di 3.248,92. Alhasil, Nasdaq Composite ditutup 1,3% lebih tinggi pada 9.273,40.

Diketahui, para investor kemungkinan akan terus mengamati perkembangan wabah virus mematikan ini, sehingga bisa meminimalisir dampak potensial terhadap ekonomi Asia.

Selamat Datang Langit Cerah! IHSG Dibuka Melonjak ke 5.947

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka positif. Seolah bangkit dari keterpurukan, IHSG dibuka menguat pesat hingga 63 poin (1,08%) ke level 5.947.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.754.

Pada pra perdagangan, IHSG menguat 63 poin (1,08%) ke 5.947. Indeks LQ45 naik 17 poin (1,8%) ke 970.

Pada pembukaan perdagangan, Selasa (4/2/2020), IHSG 63 poin (1,08%) ke level 5.947. Indeks LQ45 menguat 13 poin (1,4%) ke 966.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 28,399.81 (+0.51%), NASDAQ ditutup 9,273.40 (+1.34%), S&P 500 ditutup 3,248.93 (+0.73%). Bursa saham US ditutup menguat setelah investor panik jual pada hari Jumat lalu.

Namun, ketakutan investor atas coronavirus masih ada. Hal ini disebabkan oleh outlook dari industri manufaktur dan supply management China akan terpukul dari virus tersebut. Sedangkan bursa saham Asia dibuka bercampur setelah index saham wallstreet mengalami penguatan. Reserve Bank of Australia akan menentukan suku bunga pada hari ini.

Bursa Asia pagi ini mayoritas bergerak positif, berikut pergerakannya:

  • Indeks Nikkei 225 naik 48 poin ke 23.020
  • Indeks Hang Seng naik 346 poin ke 26.703
  • Indeks Shanghai menguat 21 poin ke 2.767
  • Indeks Strait Times bertambah 37 poin ke 3.154