Solid Berjangka | Dolar AS Loyo, Tapi Tekuk Rupiah ke Rp 14.075 Pagi Ini

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) siang ini sudah menembus Rp 14.930. Dolar AS bergerak di level Rp 14.820-14.933 hari ini.

Solid Berjangka Makassar – Kurs Dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini kembali menguat. Dolar AS naik 22 poin (0,16%) pagi ini dan bertengger di level Rp 14.075.
Demikian dikutip dari data RTI, Selasa (19/10/21). Hingga pukul 09.55 WIB, dolar AS terpantau bergerak di rentang Rp 14.053-14.092.

Jika dibandingkan selama sepekan terakhir, dolar AS tercatat masih kalah unggul 0,87%. Pergerakannya ada di rentang Rp 13.986-14.260.

Sementara jika ditarik selama sebulan terakhir, kurs dolar AS melemah 1,11% terhadap rupiah. Pergerakannya ada di rentang Rp 13.986-14.336.

Dolar AS sendiri pagi ini tercatat mayoritas merah terhadap mata uang lainnya pagi ini. Mata uang Paman Sam hanya menang terhadap rupiah dan dolar Hong Kong. Sebaliknya, pagi ini paling kuat tertekan oleh won Korsel, dolar Australia, dan dolar Selandia Baru.

Berbanding lurus dengan dolar AS, rupiah pagi ini juga mayoritas terpantau merah terhadap sejumlah mata uang dunia lainnya. Rupiah tercatat paling kuat tertekan oleh won Korsel, dolar Selandia Baru, dan euro.

Heboh Uang Koin Emas Rp 100 Ribu Keluaran 2021, BI: Itu Hoaks!

Postingan warganet di media sosial TikTok bikin geger netizen. Pasalnya postingan tersebut memuat gambar uang rupiah dalam bentuk logam dengan pecahan Rp 100 ribu berwarna kuning keemasan.
Awalnya, video tersebut diunggah oleh akun dengan nama @mohasin***. Dalam unggahannya, dia memuat gambar pecahan uang logam Rp 100 ribu keluaran 2021-2030, Rp 750 ribu, Rp 850 ribu tahun 1995, dan 250 ribu 1945-1990.

“Mata Uang Baru yg di keluarkan oleh BI….Seratus Ribu Rupiah…,” tulis akun tersebut.

Bentuk pecahan uang Rp 100 ribu koin itu memiliki gambar Garuda Indonesia dan terdapat tulisan di bagian atas ‘SERATUS RIBU RUPIAH’. Kemudian di bawah Garuda Indonesia bertuliskan pecahan uang 100.000 dan dibubuhi tulisan BANK INDONESIA.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono mengatakan, kabar uang koin emas Rp 100 ribu adalah tidak benar alias hoaks. Menurutnya, kabar bohong tersebut sudah terjadi sejak lama.

Sementara itu, berdasarkan catatan yang dihimpun, BI sempat merilis pecahan uang rupiah khusus (URK) Rp 100 ribu dengan material emas yang masuk dalam Seri Cagar Alam Tahun Emisi 1974. Namun sejak dikeluarkannya Peraturan Bank Indonesia nomor 23 tahun 2021 maka URK tersebut sudah tidak berlaku dan penukaran pun dilakukan dengan nilai nominal yang sama.

Di bagian depan uang khusus Rp 100 ribu tahun 1974 ini terdapat gambar Garuda Pancasila dengan tulisan ‘Bhineka Tunggal Ika’ dan ‘Bank Indonesia’ yang disusun setengah lingkaran serta mencantumkan tahun rilis 1974. Sementara itu, di bagian belakang terdapat gambar komodo dan nominal uang.

Selain itu, BI juga pernah mengeluarkan uang khusus Rp 850 ribu pada tahun 1995 dengan gambar muka Lambang Negara Burung Garuda. Gambar bagian belakang terdapat potret Presiden RI Soeharto dan terdapat tulisan ‘LIMA PULUH TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA’.

Uang koin tersebut bermaterial logam Emas kadar 23 karat dengan berat 50 gram. Di bagian samping terdapat lima buah garis di empat tempat yang berbeda, logo Perum Peruri dan terdapat teks ’50 g’. Berdasarkan peraturan BI yang sama, uang ini pun sudah tidak berlaku lagi sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia terhitung sejak 30 Agustus 2021.

Jadi dapat disimpulkan, bahwa uang rupiah koin pecahan Rp 100.000 keluaran tahun 2021-2030 adalah hoaks.

Hingga berita ini diturunkan, postingan hoaks tersebut sudah ditonton lebih dari 698,7 ribu orang dan disukai 25 ribu serta mendapatkan komentar sebanyak 2619. Hubungi BICARA 131 untuk mendapatkan kepastian informasi seputar Bank Indonesia – Solid Berjangka Makassar